Kasus COVID-19 Melonjak, Bupati Tangerang Minta RS Tambah ICU

oleh -
bupati tangerang A Zaki Iskandar covid-19 rumah sakit icu kabupaten tangerang
Bupati Tangerang, Banten, A Zaki Iskandar meminta seluruh rumah sakit di daerahnya untuk menambah ruang ICU untuk menangani pasien COVID-19 yang melonjak drastis.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Menyusul terjadinya peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan dalam dua pekan terakhir, Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar menginstruksikan jajarannya untuk menambah jumlah ruang intensive care unit (ICU) di setiap rumah sakit (RS) di daerah seribu industri itu.

“COVID-19 melonjak cukup drastis. Kami meminta RS dan seluruh mitra fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang untuk melaksanakan penambahan tempat tidur perawatan khusus pasien COVID-19,” kata Zaki kepada wartawan di Tangerang, Kamis (17/6/2021).

Ia menuturkan, sebelumnya seluruh RS rujukan di Kabupaten Tangerang telah memiliki ruang rawat intensif. Namun, yang digunakan untuk perawatan pasien COVID-19 masih minim. Dengan begitu perlu dilakukan penambahan fasilitas agar nantinya bisa menangani pasien secara maksimal.

“Apabila dimungkinkan untuk melakukan penambahan segera informasikan kepada kami, untuk dapat dibantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada,” tuturnya.

 Hotel Yasmine di Kabupaten Tangerang Terisi Penuh Pasien COVID-19

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada pada pekan terakhir ini, kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Tangerang meningkat lantaran banyak ditemukan klaster baru penyebaran virus corona, seperti klaster keluarga.

Dengan begitu, dirinya memprediksi dalam waktu satu sampai dua minggu ke depan jika tidak diantisipasi secara cepat maka akan terjadi peningkatan yang lebih besar lagi.

“Presiden sudah menginstruksikan untuk semua wilayah dengan lonjakan kasus baru yang terjadi baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa ini, juga berimbas dan berdampak kepada Kabupaten Tangerang,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, selain upaya melaksanakan pelayanan medis, institusi fasilitas kesehatan dan aparat pemerintah di tingkat kecamatan/desa harus terus menyosialisasikan pencegahan penyebaran COVID-19 kepada masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas keluar daerah.

“Seluruh camat/lurah untuk bekerjasama bergotong-royong dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah masing-masing untuk melaksanakan pembagian masker dan hand sanitizer dan kampanye protokol kesehatan,” ujarnya.

“Saat ini kami juga terus berupaya semaksimal mungkin dalam menanggulangi penyebaran COVID-19 dengan terus menggencarkan program vaksinasi agar segera menyasar ke seluruh elemen masyarakat,” tandasnya.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.