Kampus di Kota Tangerang Mulai Uji Coba PTM 1 September 2021

oleh -
Mahasiswa Universitas Raharja melakukan pra uji coba PTM di Universitas Raharja, Kota Tangerang, Banten.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Banten, Abas Sunarya memastikan bahwa 29 Universitas atau Perguruan Tinggi yang ada di Kota Tangerang, akan melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai 1 September 2021 mendatang.

“Kami seluruh kampus yang ada di Kota Tangerang akan melaksanakan uji coba kuliah kelas kecil, mulai tanggal 1 September 2021,” kata Abas saat dihubungi Redaksi24.com, Jumat (27/8/2021).

Abas yang juga diketahui sebagai Rektor Universitas Raharja menjelaskan, uji coba tersebut searah dengan kebijakan yang dibuat Wali kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Dalam kebijakan itu memuat aturan perihal keterisian bangku dalam satu kelas di kampus.

“Maksimal 10 sampai dengan 15 orang per kelas dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang sangat ketat, dan dipersyaratkan hanya mahasiswa dan Dosen yang sudah vaksinasi, minimal vaksin ke 1 yang boleh masuk kampus,” ujarnya.

BACA JUGA: APTISI Banten Siap Laksanakan PTM Untuk Universitas dan Perguruan Tinggi

Menurut Abas, kebijakan Universitas atau Perguruan Tinggi di Provinsi Banten, untuk melaksanakan PTM harus mendapatkan izin terlebih dahulu. “Harus minta izin dahulu ke Ketua Gugus Tugas COVID-19 daerah setempat, agar mendapat arahan tentang teknis,” katanya.

Suksesnya uji coba PTM di Perguruan Tinggi tidak dapat terealisasi, lanjut dia, bilamana para penyelenggara Lembaga Pendidikan tidak memberikan perhatian penuh terhadap situasi pandemi COVID-19 saat ini. Terutama dalam penerapan prokes dan vaksinasi terhadap mahasiswa, hal tersebut yang terus didorong APTISI.

“Karena kalau sudah satu orang (mahasiswa) yang kena (COVID-19) itu bisa merembet,” ungkapnya.

 Abas menambahkan, pihaknya sangat optimis Universitas dan Perguruan Tinggi di Kota Tangerang dapat mensukseskan uji coba tersebut dan PTM perkuliahan dapat terlaksana.

“Penyelenggara Pendidikan harus optimis,” pungkasnya. (Candra/Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.