Kalapas Cilegon Ingatkan Anak Buahnya Tidak Main-main dengan Narkoba

  • Whatsapp
Lapas Kelas IIA Cilegon
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, MAsjuno mmeberi keterangan pers pada acara media gathering.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II Kota Cilegon menggelar Media Gatering terhubung dengan Direktorat Jenderal Permasyarakatan melalui teleconference aplikasi zoom dengan berbagai insan pers di Aula Rapat Lapas Kelas IIA Cilegon, Kamis (27/2/2020).

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II Kota Cilegon, Masjuno mengatakan, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon dengan insan media.

Bacaan Lainnya

Serta menciptakan informasi lebih dalam tentang pemasyarakatan untuk mewujudkan citra pemasyarakatan yang positif kepada masyarakat melalui media massa, memperkuat kolaborasi jajaran pemasyarakatan, khususnya Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon dengan insan media guna mendukung terwujudnya Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020.

“Tujuannya transparansi dalam menjalankan program yang akan dilaksanakan. Kami juga mohon dukungan teman-teman media untuk turut menyukseskan resolusi lembaga pemasayrakata 2020,” kata Masjuno.

Selain itu, kata dia, dilakukan pula sharing session Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon dan Pejabat Struktural (Eselon 4) kepada para insan media massa lokal Kota Cilegon sebagai bentuk pendekatan persuasif.

Sementara itu, pada sesi diskusi kalangan pers banyak bertanya tentang peredaran narkoba yang dikendalikan penghuni Lapas. Masjuno mengaku masih melakukan pendalaman akan dugaan tersebut.

“Saya jelaskan, soal pengendalian distribusi sabu dari dalam lapas. saya masih harus jelas mendefinisikannya, apa itu dikendalikan? Kalau melihat dari runtut cerita, iya (mereka) saling mengenal, rupanya sama-sama pernah menjadi penghuni lapas, kemudian bebas satu, dan akhirnya saling berkomunikasi dari dalam,” paparnya.

BACA JUGA:

. Puluhan WBP Lapas Rangkasbitung Dapat Pelatihan Membatik

. Polres Cilegon Bongkar Peredaran Narkoba Sindikat Lapas Kota Cilegon

. Sebanyak 39 WBP Lapas Rangkasbitung Jalani Assesment

Lanjut Kalapas, hal-hal seperti inilah yang harus dibenahi bersama. Pihaknya, mengaku kecolongan jika hal tersebut terjadi, khususnya di Lapas Kelas IIA Cilegon. “Jika dikatakan terlibat, iya kami memang terlibat. Karena telah memberikan pinjaman telepon ke penghuni Lapas. Tapi tujuannya belum tentu gitu, kami memberikan pinjaman kepada mereka (warga binaan) menggunakan telepon untuk berkomunikasi dengan sanak saudara,” paparnya.

Meski personil terbatas, menurut Masjuno, namun pihaknya berupaya memaksimalkannya. “Soal narkoba di Lapas kami memberikan perhatian khusus, tidak ada toleransi. Saya sudah tegaskan, jika ada petugas Lapas yang terlibat dalam peredaran narkoba, saya akan pecat,” tegasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.