Kades Bojen Wetan Pandeglang Diminta Segera Bentuk Pansel Prades

oleh -
rekrutmen perangkat desa
Ilustrasi- rekrutmen perangkat desa.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang, Banten meminta kepada pihak Kecamatam Sobang, dan Kepala Desa (Kades) Bojen Wetan, untuk segera membentuk panitia seleksi (Pansel) perekrutan Perangkat Desa (Prades).

Intruksi tersebut dikeluarkan DPMPD Pandeglang, menyusul hasil upaya mediasi terkait permasalahan 8 Prades Bojen Wetan, yang melakukan pengunduran diri secara serempak beberapa waktu lalu.

Dari hasil musyawarah dan mediasi yang dilakukan pihak DPMPD, keputusan sejumlah Prades yang mengundurkan diri itu tidak bisa dicabut lagi.

Kepala DPMPD Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya memanggil semua pihak terkait persoalan di Desa Bojen Wetan. Mulai dari para Prades yang mengundurkan diri maupun Kadesnya. Bahkan pihaknya sudah melakukan upaya mediasi, namun sejumlah Prades itu mutlak mengundurkan diri.

“Kami sudah melakukan mediasi. Bahkan kami sudah meminta agar mereka (Prades) untuk mencabut pengunduran diri itu, namun mereka tetap tidak mau dan ingin berhenti saja,” ungkap Doni saat ditemui di Kantornya, Senin (10/2/2020).

Lanjut Doni, pada saat pihaknya memanggil Kadesnya untuk dimintai penjelasan, Kades Bojen Wetan tersebut terbuka dan akan menerima Prades itu untuk masuk lagi ke desa dan mencabut surat pengunduran diri. Namun ternyata, sejumlah Prades tidak mau dan keukeuh tetap mundur sebagai Prades.

“Maka dari itu, kami meminta Kades Bojen Wetan agar segera menerbitkan surat pemberhentian dan membentuk Pansel perekrutan Prades yang baru,” katanya.

BACA JUGA:

. Dewan Pandeglang Minta Persoalan Prades Bojen Wetan Dituntaskan

. Pengunduran Diri Prades Bojen Wetan Pandeglang Diduga Lantaran Tekanan

. Perangkat Desa Bojen Wetan Sobang Pandeglang Serempak Mengundurkan Diri

Menurutnya, SK pengunduran diri terhadap sejumlah Prades dan pembentukan Pansel perekrutan Prades tersebut, harus secepatnya dilakukan pihak desa, mengingat Dana Desa (DD) tahap I tahun 2020 akan segera dicairkan.

“Secepatnya harus segera terbentuk. Karena sebentar lagi DD akan segera dicairkan, sehingga jika Prades yang baru sudah terbentuk, maka program bisa segera dijalankan,” ujarnya.

Sementara Kades Bojen Wetan, Yanto mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Kecamatan Sobang. Sebab pihak kecamatan juga belum memutuskan solusinya. “Kami akan musyawarah dulu dengan kecamatan. Karena selain mengikuti arahan dari DPMPD, kami juga perlu koordinasi dengan pihak kecamatan,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.