Kabupaten Tangerang Tercatat Masuk Zona Orange Covid-19, Padahal Begini Statusnya

oleh -
covid-19, satgas covid-19, kabupaten tangerang, zona orange, dr hendra tarmizi,
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kabupaten Tangerang secara nasional masih termasuk dalam zona orange atau waspada penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten. Belakangan ternyata terjadi kesalahan data atas status itu.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi kepada wartawan Senin (19/4/2021) membenarkan kemungkinan adanya kesalahan data pada penetapan status zona orange Covid-19 tersebut.

Dia menjelaskan, data tersebut merupakan data beberapa pekan lalu saat Kabupaten Tangerang masih menjadi zona orange. Hal itu menyebabkan data penyebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang terkesan terus meningkat.

“Sebenarnya itu adalah data-data lama yang mungkin baru disinkronkan provinsi (Banten) kepada Kementerian Kesehatan, makanya tercatat atau terdata diaplikasi Kementerian Kesehatan sebagai zona orange,” jelas Hendra.

sebaliknya, Hendra menegaskan, kasus penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang cenderung semakin semakin menurun, kasus yang dirawat dan angka kematian juga menurun, sedangkan untuk tingkat kesembuhan relatif meningkat.

BACA JUGA: 545 Korban COVID-19 Kabupaten Tangerang Dimakamkan di TPU Buniayu

Kendati demikian, untuk menghentikan penularan COVID-19, Pemkab Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus melakukan vaksinasi secara bertahap. Vaksinasi, kata dia, tetap berjalan meski pada bulan Ramadhan dan dilakukan di 44 Puskesmas serta 24 rumah sakit.

“Saat ini vaksinasi terus berjalan, walaupun memang vaksinasi secara bertahap dari provinsi sudah habiskan tahap satu, tetapi masih berjalan tahap dua sampai nanti setelah lebaran masih ada jadwal vaksinasi untuk tahap kedua,” jelas Hendra.

Hendra mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan 4M (memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan).

“Juga jangan lupa untuk mengikuti vaksinasi dalam upaya mencegah penularan COVID-19,” katanya.(IKP/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.