Kabupaten Tangerang Jadi Percontohan SP4N-LAPOR

oleh -
kabupaten tangerang, SP4N-LAPOR, percontohan, bupati tangerang, banten,
Bupati Tangerang, Banten, A Zaki Iskandar mengikuti penunjukan percontohan SP4N Lapor yang digelar secara virtual.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kabupaten Tangerang, Banten menjadi salah-satu daerah percontohan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) bersama dengan 2 Pemerintah Kabupaten lainnya, dan 3 Pemerintah Provinsi di Indonesia.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penguatan Komitmen Pelaksanaan SP4N-Lapor Di Enam Wilayah Percontohan di Indonesia, diantaranya Provinsi Bali, Sumatera Barat, DIY Yogyakarta, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Badung. Acara tersebut digelar secara virtual, Selasa (23/3/2021).

Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar mengikuti secara virtual di Ruang Rapat Cituis Lantai 5 Gedung Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Tigaraksa, didampingi Sekda Moch. Maesyal Rasyid, Inspektur Uyung Mulyardi, Kadis Kominfo Tini Wartini, dan Kabag Organisasi serta Perwakilan UNDP.

Zaki mengatakan, Kabupaten Tangerang tergabung dalam program SP4N-Lapor selain road map dan juga master plan seluruh regulasi sudah dipenuhi dan juga perencanaan terkait dengan program program tahunan dari SP4N-Lapor sudah berjalan. Namun begitu, tetap Pemkab Tangerang butuh bimbingan dari semua pihak untuk menyempurnakan program tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan juga rasa bahagia sekaligus bangga, Kabupaten Tangerang ditunjuk sebagai salah satu daerah percontohan SP4N-Lapor. Kami butuh bimbingan dan dukungan dari berbagai stakeholder dan juga para pemangku kebijakan agar dapat terus meningkatkan kapasitas dan penguatan e-goverment,” katanya.

BACA JUGA: Pemkab Tangerang Targetkan Perbup Sistem Pelayanan dan Pengaduan Masyarakat

Menurutnya, sejak September 2018 hingga saat ini, ada 3.171 lebih pengaduan yang diterima, baik pengaduan terhadap fasilitas sarana prasarana dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang maupun Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten yang ada di Kabupaten Tangerang.

Zaki juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur terkait yang telah berperan serta mengawal SP4N-Lapor di Kabupaten Tangerang. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mempercayakan Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah percontohan program SP4N-Lapor di Indonesia.

“Tentu saja kami membutuhkan bimbingan arahan, kritik dan juga saran serta masukan terkait penyempurnaan program SP4N-Lapor,” jelas Zaki.

Presiden Representative UNDP Indonesia, Norimasa Shimomora menjelaskan, SP4N-LAPOR membantu masyarakat dalam menyampaikan keluhan mereka. Menurutnya, perkembangan platform ini juga bisa menjadi wadah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama terkait pelayanan publik di Indonesia.

“Sistem transparan dari sistem SP4N-Lapor tidak hanya meningkatkan atau menunjukkan pemerintah untuk memastikan warga negara menikmati layanan dari hak mereka, tetapi memperkuat rasa kesetaraan diantara warga negara dan juga jika kebutuhan mereka ditangani ini dapat meningkatkan kepercayaan warga negara terhadap penyelenggaraan pemerintah,” ungkapnya yang diterjemahkan penerjemah.

Senada diungkapkan Country Director KOICA Indonesia, Jeong Hoe Jin. Ia mengucapkan terima kasih kepada enam kepala daerah yang telah menjadi percontohan di Indonesia berkat komitmennya menjadi daerah percontohan.

“Saya sangat antusias melihat kerjasama yang solid dari kita, bekerjasama dengan kementerian serta otoritas daerah dalam melakukan materialisasi dari sistem lapor tersebut,” tandasnya.(Prokopim/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.