Jumlah Pencaker di Lebak Yang Siap Ditempatkan di Luar Daerah Melonjak

  • Whatsapp
Pencaker di Lebak
Jumlah Pencaker di Lebak melonjak.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Jumlah pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Lebak melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya warga yang mengajukan permohonan kartu pencari kerja (AK-1) atau kartu kuning di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak.

Kepala Disnakertrans Lebak Tajudin Yamin mengatakan, sejak dibukanya kembali pelayanan permohonan kartu kuning pada tanggal 26 Mei hingga 10 Juni 2020 tercatat terdapat 1200 warga Lebak yang mengajukan permohonan kartu kuning tersebut. Katanya, jumlah tersebut mengalami peningkatan semenjak masa transisi new normal, tercatat terdapat lebih 100 pemohon setiap harinya.

Bacaan Lainnya

“Ada peningkatan setelah Lebaran dan juga masa transisi new normal ini, sehari bisa sampai 100 orang lebih. Dibandingkan pada bulan sebelumnya hanya sebanyak 5 orang perharinya, ” kata Tajudin kepada Redaksi24.com, Kamis (11/6/2020).

Banyaknya pemohon, kata dia, disebabkan oleh banyaknya perusahaan yang mulai kembali melakukan produksi sehingga membutuhkan banyak karyawan untuk memenuhi target produksi.

Kata Tajudin, para pencaker tersebut didominasi oleh para remaja yang baru saja lulus dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) pada tahun ajaran 2019/2020 ini. Mereka mengajukan permohonan untuk bekerja diluar daerah Lebak, seperti Serang, Tangerang Raya, dan Jakarta. Dan untuk wilayah Lebak sendiri, tambahnya, masih berkosentrasi untuk memperkerjakan kembali karyawannya yang dirumahkan.

“Yang jelas dampak covid-19 ini sangatlah luar biasa bagi perusahaan-perusahaan, mereka masih berkosentrasi untuk memperkerjakan kembali karyawannya yang dirumahkan. Tapi Insya Allah nanti akan ada rekrutmen dari PT Indomarco, ” tuturnya.

ia memastikan, walaupun pencaker setiap hari berjumlah ratusan orang, pihaknya tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan, dengan wajibkan para pencaker untuk mencuci tangan, mengenakan masker, dan juga menjaga jarak.

“Sebelum mengajukan, pemohon diharuskan untuk mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak antar pencaker, ” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya berharap perusahaan di Lebak dapat menginfokan jika sudah mulai membuka lowongan pekerjaan , sehingga pihaknya dapat mensosialisasikan lowongan tersebut kepada masyarakat luas. Dirinya juga meminta para manajemen perushaan untuk mempekerjakan kembali karyawannya yang telah dirumahkan.

” Kita juga akan memonitor perusahaan di Lebak, apakah mereka sudah memperkerjakan kembali karyawannya atau tidak, ” tandasnya.

Sementara itu, Siti Tanti (19) salah satu seorang pemohon mengatakan, dirinya yang merupakan lulusan SLTA tahun angkatan 2019/2020 ini mengajukan permohonan kartu kuning untuk melamar pekerjaan di salah satu perusahaan di Lebak.

“Iya buat ngelamar, ada informasi perusahaan sudah mulai menbuka lowongan pekerjaan, ” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.