Jumlah Pelanggar Lalulintas Di Banten Meningkat

oleh -
Dirlantas Polda Banten, Kombes Wibowo sedang beri keterangan pers

SERANG, REDAKSI24..COM – Jumlah pelanggaran lalulintas di wilayah Banten meningkat. Dari sekitar 9 ribuan pelanggar pada tahun 2018 lalu, menjadi 19.471 pelanggar di tahun 2019 ini.

Hal itu terungkap dari hasil operasi Patuh yang dilaksanakan Polda Banten sejak Kamis, (29/8) hingga Rabu (11/9/2019), lalu. “Pelanggaran lalulintas di wilayah Banten meningkat. Karenanya Operasi Patuh itu digelar dengan tujuan untuk menekan jumlah pelanggaran,’ kata Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo, Jumat (13/9/2019

Jenis pelanggarannya, kata Wibowo, mayoritas tidak mengenakan helm ber-SNI sebanyak 6.486 orang, melawan arus 3.777 orang, pengendara di bawah umur 3.458 orang, melebihi batas kecepatan 51 orang dan menggunakan handphone pada saat berkendara sebanyak 31 orang.

Sementara untuk mobil atau roda 4, mayoritas jenis pelanggaranya tidak mengenakan sabuk pengaman sebanyak 1.695 orang, pengendara dibawah umur 189 orang, melawan arus 301 orang dan melebihi batas kecepatan sebanyak 4 orang.

Baca juga:

Dukung Operasi Patuh Jaya 2019, Polres Deklarasi Anti Lawan Arus

Operasi Kalimaya: Satlantas Lebak Jaring 2.278 Lebih Pelanggar Lalulintas.

Pelanggaran Lalulintas Didominasi Sepeda Motor

Heboh, Polantas Tendang Pengendara Motor di Tangerang

Namun demikian kata Wibowo, pada tahun 2019 ini jumlah kecelakaan lalulintas menurun dibanding tahun 2018 yang tercatat sebanyak 35 kasus, 13 diantaranya meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2019, 28 kasus dengan 6 diantaranya meninggal dunia.

“Meskipun angka Lakalantas ini menurun, kami tetap berupanya untuk meminimalisir jumlah kecelakaan itu,” kata dia (Luthfi/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.