Jubir Satgas Covid-19 Sebut Pasien Sembuh Terus Meningkat

  • Whatsapp
Wiku menyebutkan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia teru bergerak dengan kasus sembuh 322,248 pasien
Juru bicara Satgas Covid-19 dan Koordinator Tim Pakar Penanganan Pandemi Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito

JAKARTA, REDAKSI24.COM—Juru bicara (jubir) Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menyebutkan, penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini terus bergerak ke arah yang diharapkan dimana dalam beberapa pekan terakhir terjadi perkembangan baik di banyak daerah di Indonesia dengan total kasus sembuh mencapai 322.248 pasien.

Wiku yang juga Koordinator Tim Pakar Penanganan Covid-19 ini, mengabarkan perkembangan terkini per tanggal 27 Oktober 2020 melalui keterangan pers yang dikutip Rabu (28/10/2020).

Bacaan Lainnya

Disebutkan Wiku, penambahan kasus positif sebanyak 3.520, kasus aktif 60.685 atau 16,4%.

Sedangkan kasus aktif dunia pada saat ini rata-ratanya berada di angka 23,84%.

Persentase kasus aktif di Indonesia, menurut Wiku, sekitar 7% lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia. Sementara jumlah kasus sembuh saat ini sudah 322.248 orang, ini adalah 81,3%, dimana kasus sembuh dunia 73,49%.

“Kasus sembuh di dunia akhir-akhir ini cenderung menurun, sebaliknya kasus sembuh di Indonesia, persentasenya cenderung meningkat. Ini adalah kabar baik yang harus dipertahankan sehingga angka kesembuhan bisa naik terus dan diharapkan tidak ada yang meninggal,”ujarnya.

Melihat jumlah kasus yang meninggal saat ini, Wiku menyebut totalnya ada 13.512 kasus atau 3,4% dibandingkan rata-rata dunia 2,65%. Angka kematian di Indonesia harus diturunkan dan harus mengejar rata-rata dunia atau menjadi lebih rendah.

Kata dia, pada jumlah kasus positif mengalami perkembangan yang baik karena mengalami penurunan sebesar 4,5%. “Kami mengapresiasi provinsi Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Barat yang pada pekan sebelumnya masih masuk ke dalam lima besar, namun pekan ink berhasil keluar dari lima besar dengan berupaya menekan angka kasusnya,”jelasnya.

Meski demikian Wiku mencatat ada 5 provinsi yang mendapatkan perhatian khusus terkait penanganan pandemi Covid-19 karena mengalami kenaikan kasus tertinggi pekan ini. Diantaranya Jawa Barat naik 627, Banten naik 345, Kepulauan Riau naik 238, Riau naik 234 dan Jawa Tengah naik 184.

Ia menyebut daerah-daerah yang minggu sebelumnya mengalami perbaikan, ternyata minggu terjadi peningkatan kasus, yang artinya daerah ini menjadi lengah.

“Daerah-daerah tersebut diminta evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan di masyarakatnya. Ia menekankan, daerah-daerah jangan sekedar berlomba-lomba masuk lima besar kasus positif karena hal ini bukanlah prestasi,” pungkasnya.(Agung/Jay)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.