Jokowi Sebut Kepala Daerah Tak Miliki Kewenangan Umumkan Corona

  • Whatsapp
Jokowi Umumkan Corona
Presiden RI, Joko Widodo.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Statement Gubernur Banten Wahidin Halim terkait beberapa warganya yang positif Corona (Covid-19) membuat sebagian orang angkat bicara. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo, ia meminta kepala daerah tidak mengumumkan pasien yang positif Corona di wilayahnya.

Menyikapi hal ini Presiden Joko Widodo menegaskan tidak pernah memberikan kewenangan Pemerintah Daerah untuk mengumumkan pasien positif Corona.

Bacaan Lainnya

“Sebetulnya inginnya kita sampaikan tetapi kita berhitung kepanikan di masyarakat,” ungkap Jokowi di Bandara Soetta, Jumat (13/3/2020).

Kata dia hal itu tentunya untuk meredam kepanikan yang akan terjadi di masyarakat. “Biarkan Pemerintah Pusat yang mengelola informasi tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, di setiap negara tentunya memiliki aturan yang berbeda. Terlebih lagi untuk penanganan Covid-19 ini. Sedangkan di Indonesia sendiri memilih untuk bergerak ketika ada cluster baru tanpa harus mengumumkan dimana lokasi cluster itu berada.

“Yang jelas setiap ada cluster baru tim reaksi cepat kita, akan langsung bergerak untuK memagarinya,” kata dia.

BACA JUGA:

Gubernur Banten Umumkan Positif Corona, Pengelola EO Batal Gelar Even di Kota Serang

Antisipasi Corona, Gubernur Banten Minta Sumbangan ke  Pengusaha

Dia meminta kepada setiap komponen masyarakat agar bisa berperan penting untuk menuntaskan penyebaran virus corona di Indonesia. “Saya percaya setiap kita bisa memainkan peranan penting bersama-sama dalam menghadapi tantangan ini,” ujarnya.

Dia berharap untuk mencegah hal yang tidak dinginkan dengan cara menjaga pola hidup sehat. “Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Kemudian jangan sampai stres karena dapat mengganggu imunitas tubuh,” pungkasnya. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 Komentar

  1. Statement yg gak bijak dr seorang presiden, seharusnya dia berterima kasih, lngkah cepat dan antispatif dilakukan oleh Pemda. Jngan alasan ekonomi trus mengorbankan rakyat banyak. Bpk Presiden hrs hati – hati tingkat kepercayaan masyarakat sudah menurun kpda pemerintah ats pnamganan Covid 19 ini, termasuk dr pndukung presiden sendiri.

  2. Hmmm… cegah gk panik bukan berarti hrs nutupi bos.. ini virus.. antisipasi dan kewaspadaan harus broo.. nunggui si mas umumkn udah hbis sepropinsi nular ntar