Jokowi Minta Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir Bandang di Lebak Selesai 4 Bulan

  • Whatsapp
sarana Infrastruktur Banjir Bandang
Presiden RI, Joko Widodo sambangi korban banjir bandang dan longsor di Lebak.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta proses pemulihan sarana infrastruktur yang rusak pasca di terjang banjir bandang dan tanah longsor di beberapa daerah di Kabupaten Lebak dapat selesai dalam waktu 4 bulan.

” Saya sudah minta ke Mentri PUPR agar pemulihan sarana infrastruktur yang rusak dapat selesai dalam waktu 3 sampai 4 bulan,” kata Jokowi ketika meninjau lokasi bencana di Gor Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1/2020).

Bacaan Lainnya

Ia menuturkan, berdasarkan laporan dari Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, terdapat 30 jembatan penghubung yang putus akibat banjir bandang. Selain jembatan, Pemerintah pusat juga akan memperbaiki kerusakan gedung sekolah yang hanyut terbawa arus, dan 1.410 rumah warga yang rusak.

” Ada juga sekolah yang rusak sebanyak 19, saya sudah perintahkan juga ke Kementerian Mendikbud dan PUPR agar segera diperbaiki, rumah yang rusak tadi dilaporkan Ibu Bupati ada 1.410 ini akan kita data dilapangan secara lengkap.” Tambahnya.

BACA JUGA:

Kerugian Infrastruktur Akibat Banjir Bandang di Lebak Capai Rp 56 Milliar

Kabareskrim Polri Selidiki Tambang Emas Yang Diduga Penyebab Terjadinya Banjir Bandang di Lebak

Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya melaporkan bencana alam banjir bandang dan tanah longsor pada 1 Januari 2020 di Kabupaten Lebak menimbulkan sebanyak 46 Titik Lokasi bencana yang tersebar di 30 desa pada 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Lebakgedong, Cipanas, Curugbitung, Maja dan Cimarga.

Bupati melanjutkan, bencana pada awal tahun 2020 ini menelan korban jiwa sebanyak 10 orang, selain itu juga menyebabkan kerusakan infrastruktur 30 jembatan permanen dan non permanen, 2 ruas jalan, 1.419 rumah, 19 Gedung Sekolah meliputi PAUD, TK, SD, SMP, untuk bangunan dan tanah SMP 4 Lebakgedong hanyut terbawa arus air, sedangkan gedung SDN 1 dan SDN 2 Banjar irigasi Kecamatan Lebak gedong mengalami rusak berat.

Untuk pemulihan pasca bencana banjir bandang dan longsor, Bupati mengatakan, Pemerintah Daerah tidak bisa menyelesaikan dalam waktu yang singkat tanpa dibantu Pemerintah Provinsi dan Pusat, mengingat banyaknya kerusakan infrastruktur yang harus diperbaiki.

” Untuk pemulihan pasca bencana ini, tentunya Pemerintah Daerah perlu bantuan Pemerintah Provinsi dan Pusat, mengingat banyaknya kerusakan infrastruktur yang harus segera diselesaikan,” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.