Jika Tak Cabut SK Seleksi Kepsek dan Pengawas TK SD dan SMP, Kadindik Kabupaten Tangerang Terancam Dilaporkan ke Ombudsman

oleh -
Jika Tak Cabut SK Seleksi Kepsek dan Pengawas TK SD dan SMP, Kadindik Kabupaten Tangerang Terancam Dilaporkan ke Ombudsman
KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM--Direktur Tangerang Utara Community Center (TCC), Prayogo Ahmad Zaidi mengaku pihaknya telah mengantongi bukti fisik kelalaian secara administrasi dalam seleksi calon Kepala Sekolah TKN, SDN, SMPN, pengawas dan pemilik di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Untuk itu menurut pria yang akrab disapa Yogo ini akan melaporkannya ke Ombudsman.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM–Direktur Tangerang Utara Community Center (TCC), Prayogo Ahmad Zaidi mengaku pihaknya telah mengantongi bukti fisik kelalaian secara administrasi dalam seleksi calon Kepala Sekolah TKN, SDN, SMPN, pengawas dan pemilik di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Untuk itu menurut pria yang akrab disapa Yogo ini akan melaporkannya ke Ombudsman.

“Jadi kami meminta kepada Kepala Disdik (Dinas Pendidikan) Kabupaten Tangerang, agar segera mencabut surat keputusan (SK) No. 800/2626-Disdik yang dikeluarkan pada tanggal 20 mei 2020 lalu, demi Hukum,” kata Yogo.

BACA JUGA: Dede Yusuf: Perlu Dikaji Perubahan Sistem Pendidikan Nasional

Harusnya, lanjut Yogo, menguji kompetensi calon Kepala Sekolah itu dipertontonkan di ruang publik, sehingga publik pun bisa menilai para calon Kepala Sekolah yang nantinya akan jadi pemimpin di satuan Pendidikan. 

Pelaksanaan seleksi harus terbuka dan tidak terkesan hanya mengambil  berkas diatas meja sesuai selera dan pesanan. 

BACA JUGA: Delapan Camat di Kabupaten Tangerang Dilantik sebagai PPATS

“Ini kan era digitalisasi dimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk menguji kompetensi calon kepala sekolah, yang dapat disaksikan dan dinilai secara langsung oleh masyarakat luas. nah’ itulah yang disebut dengan transparan,” ucap Yogo.

Yogo menegaskan, jika dalam waktu dekat ini Kepala Dinas pendidikan tidak segera mencabut SK yang telah dikeluarkan, maka ia akan segera melaporkan studi kasus ini kepada Ombudsman RI.

BACA JUGA: Wali Kota Tangerang: Setiap Anak Berhak Mendapat Pendidikan Yang Sama di Sekolah Inklusi

“Kami sudah cukup mengantongi bukti-bukti untuk membawa kasus ini. Kita buktikan saja nanti, setelah berkas ini masuk ke Ombudsman, agar publik bisa melihat bagaimana kinerja Disdik  Kabupaten Tangerang, jadi jangan berlindung dibawah kelemahan Asesor,” pungkasnya.(Hendra)