Jika Melanggar Protokes, Begini Sanksi yang Bakal Diterima Paslon Usungan PDIP

  • Whatsapp
pilkada serentak
Bendahara DPP PDIP, Rudianto Tjen saat menghadiri diskusi di Pangkalpinang.

PANGKALPINANG, REDAKSI24.COM – Para pasangan calon (Paslon) kepala daerah (Kada), khususnya yang diusung PDI Perjuangan (PDIP), nampaknya harus hati-hati selama menjalankan masa kampanye terbuka saat ini jika tidak ingin mendapat sanksi.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP bakal memberikan sanksi kepada Paslon yang diusungnya jika selama masa kampanye Pilkada Serentak 2020 terbukti melanggar protokol kesehatan (Protokes) Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kalau ada calon-calon kami yang melanggar protokes, tentunya PDI-P akan memberikan sanksi teguran secara lisan hingga tertulis,” tegas Wakil Bendahara Umum DPP PDIP, Rudianto Tjen di Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020).

Ia mengatakan pemberian sanksi kepada Paslon pelanggar protokes Covid-19 yang diusung PDIP, sebagai bentuk komitmen dan dukungan partai kepada pemerintah dalam mengoptimalkan program pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di tanah air.

“Kami harap calon-calon dalam kesehariannya dan berkampanye mendukung program-program yang telah dicanangkan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona,” ujarnya.

BACA JUGA: Empat KPU di Banten Diminta Gencarkan Sosialisasi Pilkada Serentak

Menurut dia, para Paslon peserta Pilkada serentak tahun ini, sebelumnya sudah mendapatkan sosialisasi dari pemerintah daerah, kepolisian, KPU, Bawaslu dan dinas kesehatan di setiap masing-masing tentang program pencegahan penyebaran Covud-19 selama masa kampanye.

“Saya rasa aparat kepolisian, dinas kesehatan juga ikut campur dalam memonitor paslon dalam berkampanye untuk mencegah adanya penumpukan massa dan tidak melaksanakan proses-proses pencegahan virus corona itu,” katanya.

Karena itu, kata dia, PDIP sangat mendukung seluruh program pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, agar wabah virus ini cepat berlalu di negeri ini.

“Saya tegaskan calon-calon yang diusung PDIP untuk lebih disiplin dan taat kepada aturan yang berlaku. Jangan sampai dengan adanya Pilkada justru merusak semua program pemerintah,” tegasnya.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.