Jika Klan JB Nyebrang ke Pandeglang, Dimyati Ancam Ekspansi Politik ke Lebak

  • Whatsapp
Dimyati
Dimyati Natakusumah

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Perseteruan dua klan di Pilkada Pandeglang nampaknya mulai memanas, menyusul adanya niat kuat dari klan Jaya Baya (JB) mengusung Muhamad Nabil Jaya Baya, salah satu anak dari mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jaya Baya, untuk bertarung melawan petahana Irna Narulita yang juga istri dari mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah pada perhelatan pemilihan bupati (Pilbup) Pandeglang 2020 mendatang.

Naga-naganya Dimyati pun tak main-main menanggapi gelagat politik klan Jaya Baya tersebut. Dia meminta agar JB tidak ‘nyebrang’ ke Pandeglang, dan lebih baik fokus membangun wilayah Lebak saja.

Bacaan Lainnya

“Saling jaga kavling masing-masinglah. Jangan ganggu kavling saya di Pandeglang. Kan saya juga gak ganggu kavling Pak JB di Lebak,” katanya.

BACA JUGA:

. Prabowo Ditolak Kampanye saat Pilpres, Gerindra Bakal Rebut Kursi Bupati Pandeglang dari Klan Dimyati

. Pilbup Pandeglang 2020 Diprediksi Bakal Berlangsung Sengit

. Keluarga JB Usung M Nabil Bertarung di Pilbup Pandeglang 2020

Kendati demikian, Dimyati meyakini JB hanya ikut meramaikan saja, tidak sampai pada pencalonan. Namun, jika sampai JB serius memajukan calon di Pilkada Pandeglang, Dimyati mengancam akan melakukan hal sama ke Lebak.

“Ya kalau betul ngirim jagoannya ke sini (Pandeglang). Saya pun akan ikut nyebrang ke Lebak nanti,” tegasnya.

Kemudian, “Dulu juga Pak Sumantri pernah minta mendampingi Bu Irna, tapi kemudian Bu Irna lebih memilih Tanto. Sebaiknya, sesama sedulur seilmu mestinya harus saling menghormati. Dan saya minta Pak JB untuk bisa bersatu dengan saya nanti dalam Pilgub Banten,” sambungnya.

Dijelaskan, Bupati Pandeglang Irna Narulita dipastikan akan maju kembali dalam Pilkada Pandeglang 2020 mendatang bersama wakilnya Tanto Warsono Arban. Namun Tanto hingga saat ini belum mengamini.

Jikapun Tanto tidak ingin melanjutkan, Tanto akan dilibatkan menjadi Ketua Tim Pemenangan. Dan untuk sosok wakil Irna, nanti Tanto yang menentukan. “Adapun untuk PKS, Insya Allah akan mendukung Bu Irna. Namun hal itu terlebih dahulu akan dibahas di internal partai, karena di PKS mempunyai sistem tersendiri,” ujar Dimyati. (Samsul Fathoni/Endang/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.