Jenguk Napi di Lapas Cilegon Bisa Tatap Muka Langsung Naik Odong-Odong

  • Whatsapp
Lapas Kota Cilegon
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Masjuno dan Kepala Kanwil Banten Kumham Andika Dwi Prasetyo menaiki LaGoon Moda Trans untuk menjenguk Napi di Lapas tersebut.

KOTA CILEGON, REDAKSI24.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Cilegon menyulap mobil lawas atau Jadul (jaman dulu) Tahun 1983 menjadi mobil odong-odong. Kendaraan modifikasi itu, untuk pelayanan drive thru bagi pengunjung yang ingin menjenguk narapidana (Napi) di Lapas tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Kota Cilegon, Masjuno mengatakan, pelayanan drive thru service di Lapas Cilegon yang diberi nama LaGoon Moda Trans merupakan salah satu pelayanan pemasyarakatan, berupa alat transportasi yang digunakan untuk mendukung pelayanan khusus penitipan barang, makanan dan kunjungan drive thru pada masa Pandemi.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya keluarga Napi hanya bisa menjenguk secara online di tengah pandemi ini. Kami berinovasi agar keluarga bisa membesuk langsung secara drive thru,” ujar Juno saat launching LaGoon Moda, Senin (10/7/20).

Menurut Juno, Lagoon Moda merupakan hibah barang kendaraan penumpang dari Koperasi Lapas Kelas IIA Cilegon, pada Jumat 17 Juli 2020, yang dimodifikasi WBP Lapas Kelas IIA Cilegon di bengkel Kegiatan Kerja (GIATJA), untuk memenuhi standar keamanan kendaraan.

“Proses modifikasi berlangsung mulai 18 Juli sampai 31 Juli, lalu kami uji lapangan pada 3 Agustus, dan hari ini resmi digunakan,” jelas Juno.

BACA JUGA: Jadi Temuan BPK RI, Sport Center Cilegon Masih Butuh Anggaran Rp76 Miliar

Mobil drive thru akanberoperasi setiap Senin sampai Kamis, mulai pukul 09.00 hingga 15.30 WIB, Kapasitasnya hanya 3 keluarga secara bergantian. “Pembuatan drive thru ini sudah kami konsultasi dengan BPK dan Omdbusman RI,” jelas Juno.

Sedangkan Kepala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah (Kanwil) Benten, R Andika Dwi Prasetya mengapresiasi inovasi yang dilakukan Lapas Kelas IIA Cilegon, yang menyediakan pelayanan drive thru bagi keluarga Napi yang hendak besuk.

Andika menyatakan, moda tersebut merupakan terobosan pertama yang dilakukan Lapas di Banten, bahkan Indonesia. Ia melanjutlan, pelayanan drive thru juga sebagai bentuk menuju wilayah bebas korupsi (WBK) di Lapas Kelas IIA Banten.

Ia mengungkapkan, sejak ditetap Presiden Joko Widodo, Indonesia mengalami pandemi Covid-19, Menkumham langsung bergerak melakukan pembatasan, termasuk di Lapas atau Rutan di seluruh Indonesia.

“Selama Pandemi kami lakukan kunjungan online, karena tidak boleh bersentuhan. Kami mendorong untuk melakukan inovasi, dan Lapas Cilegon memberi ruang yang sehat untuk psikologis keluarga napi, akan lebih baik ketika bisa bertatap muka dengan pelayanan drive thru,” tutur Andika.(Haris/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.