Jemaah Haji Yang Batal Berangkat Tahun Ini Enggan Tarik Uangnya Kembali

  • Whatsapp
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Badri Hasun.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM –Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang menyatakan, dari total kurang lebih 1.700 calon jemaah haji di Kota Tangerang yang gagal berangkat ke tanah suci Mekkah Tahun 2020 ini, tidak ada yang menarik kembali uangnya. 

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Badri Hasun, pihaknya sudah menyampaikan kepada masyarakat melalui media massa, bahwa bagi calon jemaah haji yang sudah melunasi administrasi pembayaran haji, diperbolehkan untuk menarik uangnya kembali. 

Bacaan Lainnya

“Dengan catatan melalui mekanisme dan syarat-syarat yang sudah ditentukan. Jika memang sekiranya ada yang mau menarik kembali (uangnya), kami persilahkan. Tetapi memang sampai saat ini, belum ada jemaah yang menarik uangnya kembali,” ujar Badri saat ditemui Redaksi24.com di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2020).

Pihaknya menyarankan, agar uang haji yang sudah dibayar lunas oleh para jemaah haji, agar tidak diambil kembali, karena manfaatnya akan kembali kepada jemaah itu sendiri. “Jadi kalau diambil uangnya yang Rp10 juta itu, maka tahun depan dia wajib melunasinya kembali. Jika tahun depan (2021) dia tidak bisa melunasi, maka akan diundur kembali pada Tahun 2022,” kata Badri yang sebelumnya pernah menjabat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang ini. 

BACA JUGA: Sebanyak 1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Keberangkatannya Ditunda 2021 Nanti

Lebih lanjut Badri menuturkan, agar jemaah haji tidak mengambil semua uang haji yang sudah dibayarkan. “Kalau yang Rp 35 juta itu diambil semua, maka otomatis dia keluar dari daftar peserta haji 2021, dan akan mengulang dari awal, menunggu giliran sekian puluh tahun lagi,” paparnya. 

BACA LAGI: BIPIH Boleh Diambil Kembali, Begini Caranya

Namun demikian, tambahnya, mayoritas jemaah haji asal Kota Tangerang tidak ingin repot untuk menarik uangnya kembali. “Kenapa sampai saat ini belum ada yang narik (uangnya)?, Karena mungkin mereka nggak ingin ribet-ribet lagi, mereka mayoritas sudah sepuh, jadi ga mau ribet-ribet ngantri di bank lagi,” pungkas Badri. (Haris/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.