Jelang PSBB Wali Kota Tangerang tinjau Check Point

  • Whatsapp
PSBB Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang tinjau Check Point

TANGERANG, REDAKSI 24.COM — Sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang nomor 17 tahun 2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang yang akan dimulai pada tanggal 18 April hingga 1 Mei 2020 mendatang, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah melakukan peninjauan di check point Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang.

“Saya menghimbau pada seluruh masyarakat di Kota Tangerang agar lebih disiplin mengikuti aturan PSBB yang akan diberlakukan,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Jumat (17/4).

Bacaan Lainnya

PSBB diberlakukan, kata dia, bukan hanya kepentingan pemerintah baik pusat maupun daerah, namun untuk kepentingan semua guna mecegah mewabahnya covid-19.

Arief menambahkan pada pemberlakuan PSBB di Kota Tangerang,  terdapat 15 check point pada jalan utama, 33 jalan lingkungan, 2 terminal dan 4 stasiun. Semua titik itu, ibuhnya dijaga oleh petugas gabungan dari TNI, POLRI, SATPOL PP, Dishub dan BPBD Kota Tangerang.

“Para petugas akan melakukan pengecekan terhadap para pengendara yag masuk dan keluar dari Kota Tangerang melalui jalan-jalan yang telah ditentukan, apakah mereka mematuhi aturan PSBB atau tidak dalam berkendara,” terang Arief.

Selain itu Wali Kota memgatakan, untuk mengurangi beban masyarakat yang perekonomiannya terdampak karena mewavahnya virus tersebut,, Pemkot Tangerang telah mendistribusikan bantuan pangan berupa beras kepada warga.

“Pemkot telah mendistribusikan beras sebanyak 101,3 Ton terhadap warga terdampak covid-19. Delain itu, untuk bantuan langsung tunai sebesar 600 ribu rupiah bagi warga kurang mampu masih dalam proses validasi data,” kata dia.

BACA JUGA:

Jelang Pelaksanaan PSBB Pemkot Tangerang Terbitkan Perwal dan Kepwal

Langgar Ketetapan PSBB di Tangerang, Pengendara Akan Dapat Teguran

Sementara itu, Kaplores Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Heriyanto yang bersama Wali Kota meninjau chek point menuturkan, dalam pelaksanaan PSBB, pihaknya akan memberikan teguran kepada warga yang melanggar.

Apabila teguran tersebut tidak fiinfahkan, tambah dia, maka akan dijatuhkan sanksi administrasi, seperti yang tertuang di dalam Undang-Undang Karantina Wiayah. ” Ya untuk sementara atau falam tahap sosialisasi ini, kami brikan imbauan terlebih fahulu kepada meteka yang melanggar,” tuturnya. (Agus/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.