Jelang Pilkada Serentak 2020, PGK Bentuk Relawan Pilkada Sehat

  • Whatsapp
pkg PILKADA SERENTAK 2020 SEHAT

JAKARTA,REDAKSI24.COM–Kekhawatiran terhadap penularan Virus Corona jelang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang terjadi di tengah masyarakat. Terlebih saat ini dari data Satgas Covid Nasional per 6 Desember kemarin, di Indonesia sedikitnya telah ada 575.796 korban yang terpapar virus yang berasal dari Wuhan China ini.

Melihat kondisi ini, Bertempat di Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan membentuk Relawan Pilkada Sehat dengan menggelar acara bertajuk “Pilkada Sukses, Terapkan Prokes. Masyarakat Sehat, Demokrasi Sehat”. 

Bacaan Lainnya

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Riyan Hidayat, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka kampanye budaya mencegah penularan Covid19 khususnya pada gelaran Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. 

“Teman-teman dengan berpakaian adat dari 34 provinsi dan menggunakan bahasa daerah masing-masing mengajak masyarakat untuk membudayakan protokol kesehatan dalam kesehariannya. terlebih daerahnya yang sedang melaksanakan Pilkada.” ucap Riyan

Pihaknya memandang bahwa untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, akan sulit apabila dilakukan  hanya dengan pendekatan penegakan hukum. 

“Indonesia memiliki beratus ragam budaya, adat istiadat, serta bahasa. Oleh karena itu, Relawan Pilkada Sehat melaksanakan kegiatan ini dengan melakukan kampanye pendekatan budaya. Khususnya menjelang Pilkada Serentak 2020. Masyarakat harus terus diajak bersama membudayakan protokol kesehatan, dan bukan justru membudayakan pendekatan hukum yang cenderung memaksa.” ungkap mantan Ketua BEM UIN Jakarta ini. 

Di tengah perekonomian masyarakat yang masih terpuruk akibat pandemi, pendekatan hukum justru hanya akan memantik emosi publik sehingga menghadirkan gesekan bahkan clash antara masyarakat dan negara. “Rajin mencuci tangan, mengenakan masker, serta disiplin menjaga jarak harus membudaya dan membumi di tengah masyarakat dengan penuh kesadaran, bukan paksaan. Dan kita semua harus siap menjadi suri tauladannya” tutup Riyan. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.