Jelang PEMSEA 2022, Pemkab Tangerang Perbaiki Jalan dan Normalisasi Sungai

oleh -
Jelang PEMSEA 2022, Pemkab Tangerang Perbaiki Jalan dan Normalisasi Sungai
Kepala UPT V DBMSDA Kabupaten Tangerang, Agung Rumedi mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan beberapa ruas jalan yang nantinya dilalui tamu internasional.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan dan normalisasi sungai.

Proyek pembangtunan tersebut demi menyambut kepala daerah dari berbagai negara pada acara internasional Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Government (PNLG) pada Oktober 2022 mendatang.

Kepala UPT V DBMSDA Kabupaten Tangerang, Agung Rumedi mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan beberapa ruas jalan yang nantinya dilalui tamu internasional.

Diantaranya, mulai dari exit pintu Tol Kedaton Cikupa, Jalan Raya Cikupa-Pasar Kemis, Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg Tanjakan, Jalan Raya Rajeg Tanjakan-Mauk, sampai dengan lokasi Kawasan Mangrove.

BACA JUGA: Pengelola Kebersihan Pasar Curug Sebut Ada Kebocoran PAD di Perumda Pasar NKR

“Itu dilakukan agar tamu negara bisa melintas dengan nyaman. Saat ini, perbaikan jalan tersebut sudah berjalan dan pada beberapa titik sudah rampung diperbaiki,” kata Agung, Rabu, (14/9/2022).

Selain itu, dilakukan juga normalisasi Sungai Cimauk dan Pembuang Ciketapang yang nantinya akan dilewati tamu-tamu serta pembersihan ruang manfaat jalan sepanjang Jalan Raya Rajeg menuju Kawasan Mangrove Ketapang yang dilakukan rutin dan berkala selama persiapan penyelenggaraan PEMSEA,” ujarnya.

“Kami melaksanakan normalisasi Sungai Ciketapang agar bersih dan nyaman dilihat tamu negara yang akan berkunjung di Kawasan Mangrove Ketapang. Sehingga sungai tidak terlihat kotor dan kumuh. Sebab, sedimen yang cukup tinggi dan sampah-sampah yang ada di sungai sudah kami bersihkan seluruhnya,” ucapnya.

Dikatakan Agung, sebagai tuan rumah kegiatan berskala internasional, hal ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menata pesisir pantai utara sebagai upaya kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik, pulih dan bangkit.

BACA JUGA: Pengelola Kebersihan Pasar Curug Sebut Ada Kebocoran PAD di Perumda Pasar NKR

“Maka itu kami terus berbenah dan mempercantik Kawasan Wisata Urban Aquaculture Ketapang sesuai dengan tupoksi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,” terangnya.

Untuk itu, Agung berharap masyarakat dapat ikut berperan serta dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di sekitaran bantaran Sungai Ciketapang, Pembuang Ciketapang ataupun Sungai Cimauk, demi menjaga citra baik Pemerintah Daerah di kancah internasional.

“Karena, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama dari komunitas pemerintah kota atau kabupaten di Asia Timur, yang memiliki kawasan masyarakat pesisir. Kegiatan ini diikuti oleh 20 negara dengan puluhan kepala daerah dari 12 negara,” tandasnya.(Deri/Difa)