Jelang New Normal, Objek Wisata di Pandeglang Mulai Buka Lagi

  • Whatsapp
wisata pandeglang
Wisata pantai di kawasan Carita, Pandeglang mulai membuka kembali menjelang new normal.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Menjelang New Normal yang rencananya mulai diterapkan pada Juli 2020, setiap objek wisata di Kabupaten Pandeglang mulai beroperasi lagi. Seperti objek wisata pantai di Kecamatan Carita dan kawasan wisata lainnya di Kabupaten Pandeglang.

Pantauan Redaksi24.com di sepanjang Jalur Labuan-Carita, setiap objek wisata pantai banyak yang beroperasi, mulai dari Pantai Karoeng, Caringin, Lagundi, Pasir Putih, Karang Sari serta objek wisata lainnya di kawasan pantai tersebut.

Bacaan Lainnya

GM wisata pantai Pasir Putih Carita, Ruki Hardiansya mengatakan, objek wisata pantai yang dikelolanya tersebut baru beberapa hari ini dibuka lagi. Karena sebelumnya telah dilakukan penutupan sesuai intruksi dari pemerintah, dalam mencegah penyebaran covid-19.

“Layanan objek wisata ini baru kami buka lagi sejak pekan lalu. Kawasan wisata mulai geliat lagi,” ungkapnya, Sabtu (27/6/2020).

BACA JUGA: Siap-Siap, Ini Wisata di Lebak yang Asyik Dikunjungi Saat New Normal

Saat ditanya apakah tidak ada larangan dari pemerintah ketika objek wisata dibuka. Ruki mengaku, larangan tidak ada, hanya saja pemerintah memberikan himbauan agar ketika objek wisata dibuka dilakukan penerapan protokol kesehatan.

“Kalau larangan tidak ada. Tapi dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Ia juga mengaku, memang untuk penerapan protokol kesehatan sudah menjadi keharusan diterapkan. Seperti yang dilakukan di kawasan wisata yang dikelolanya tersebut, mulai dari penyediaan sarana tempat cuci tangan, antrian di loket pintu masuk dengan pola jaga jarak, serta pengunjung harus menggunakan masker.

“Tentu sekarang ini kami juga menerapkan protokol kesehatan, karena itu sudah menjadi keharusan dalam mencegah penyebaran covid-19. Kami sediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung, serta pengunjung diwajibkan menggunakan masker,” ujarnya.

Diharapkannya, dengan telah dibukanya lagi objek wisata, prekonomian masyarakat yang selama ini menurun drastis bisa meningkat lagi. Karena para pelaku usaha mulai bisa melakukan aktivitas lagi. Tak hanya itu, kata dia, selama pandemi covid-19 dan ditutupkan objek wisata, para pelaku industri wisata juga mengalami kerugian yang cukup besar.

“Mudah-mudahan pelaku industri wisata mulai bangkit lagi, dan karyawan saya yang sempat dirumahkan sudah bisa bekerja lagi,” tuturnya.

BACA JUGA: Pengelola Wisata di Pandeglang Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Di tempat yang sama, Ketua Balawista Banten, Ade Ervin mengaku, pemerintah tidak melarang pengelola wisata membukan objek wisatanya lagi. Namun pemerintah menyarankan agar pengelola wisata menerapkan protokol kesehatan di kawasan wisata tersebut.

“Sesuai hasil rapat dengan Bupati Pandeglang benerapa hari lalu, pelaku tidak ada larangan bagi pelaku wisata untuk membukan lagi objek wisata yang dikelolanya. Tapi ketika destinasi wisata dibuka, protokol kesehatan harus diterapkan,” imbuhnya.

Sejauh ini, tambah Ade, hampir semua objek wisata sudah mulai beroperasi lagi. Namun diharapkannya, pemerintah melakukan kontrol ke setiap kawasan wisata yang selama ini beroperasi, apakah di kawasan wisata itu diterapkan protokol kesehatan atau tidak.

Jangan sampai, kata Ade, ketika kasus covid-19 itu terjadi di salah satu kawasan wisata yang tidak menerapkan protokol kesehatan, berdampak pada seluruh destinasi wisata lain yang telah menerapkan protokol kesehatan tersebut.

“Sejauh ini belum ada kontrol dari pemerintah. Padahal itu penting supaya pemerintah tahu objek wisata mana saja yang tidak menerapkan protokol kesehatan, dan sanksi apa yang nantinya bakal diterapkan bagi pengelola wisata yang tak menerapkan protokes,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang, Asmani Raneyanti, beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya belum ada tanggapan apapun.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.