Jelang Lebaran, Perbatasan di Pandeglang Diperketat

  • Whatsapp
larangan mudik
Petugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pandeglang, memeriksa kendaraan yang hendak masuk Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Jelang Hari Raya Idul Fitri, tim gugus tugas penanggulangan covid-19 memperketat pemeriksaan kendaraan dan pengunjung di setiap perbatasan di Kabupaten Pandeglang. Pengawasan dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 melalui jalur transportasi.

Pantauan di lokasi, para petugas dari tim gugus tugas covid-19 Pandeglang, melakukan pemeriksaan bagi setiap kendaraan yang melintas di jalur perbatasan. Terlihat, pemeriksaan sampai ke dalam dan mengecek barang angkutan kendaraan.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, jika ditemukan kendaraan roda dua maupun roda empat yang tujuannya hendak melakukan mudik ke Pandeglang, petugas memintanya untuk memutar balik ke tempat sebelumnya.

Kapolsek Cadasari, AKP Lutfi Tamimi Napitupulu mengatakan, menjelang Lebaran ini pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar masuk perbatasan Pandeglang, lebih diiperketat lagi. Sebab biasanya jelang Lebaran ini banyak warga yang melakukan mudik.

“Tim yang berjaga mulai dari BPBD, Dishub dan Dinkes untuk memperketat pemeriksaan. Selain pemeriksaan kesehatan pengendara yang melintas, juga memeriksa barang bawaan penegendara,” ungkapnya, Senin (18/5/2020).

Dikatakannya, sejauh ini sudah ada beberapa kendaraan yang diputarbalikan yang datang dari luar daerah Pandeglang. Karena pengendara tersebut diduga hendak melakukan mudik, yang terlihat dari barang bawaan mereka.

“Untuk hari ini saja sudah banyak kendaraan dari luar daerah diputar balikan. Karena hendak mudik,” katanya.

Menurutnya, dengan dilakukannya peningkatan penjagaan, pihaknya meyakini akan lebih cepat dalam memutus mata rantai covid-19. “Mulai sekarang hingga Lebaran nanti tiap perbatasan dilakukan penjagaan ketat. Sebab kami yakin akan lebih cepat memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ujarnya.

Di tempat yang sama, salah seorang petugas BPBD Pandeglang, Apoy mengatakan, pihaknya turut membantu memeriksa dan penggeledahan terhadap pengendara yang melintas di perbatasan. Karena kata dia, betuk memperketat penjagaan yaitu sampai memeriksa ke dalam kendaraan.

“Kalau untuk penjagaan cek poin biasanya petugas Dinkes hanya memeriksa kesehatan, kemudian dari anggota kepolisian hanya menanyakan riwayat perjalanan. Tapi kalau sekarang ini kami cek hingga barang angkutannya,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.