Jelang Kuliah Tatap Muka, UMT Gelar Vaksinasi Massal Bagi Mahasiswa dan Dosen

oleh -
Jelang Kuliah Tatap Muka, UMT Gelar Vaksinasi Massal Bagi Mahasiswa dan Dosen
Vaksinasi massal yangdigellar Universitas Muhammadiyah Tangerang/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar vaksinasi massal yang diikuti 800 orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa,Selasa (15/6/2021). 

“Insya Allah hari ini bisa melayani 800 an lebih, mereka yang di vaksin dari unsur lintas agama, para dosen, dan tenaga pendidikan serta tentu unsur masyarakat lainnya dan warga Muhammadiyah,” ujar Rektor UMT, Ahmad Amarullah.

Amarullah menjelaskan, kegiatan yang pelaksanaannya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi keagamaan serta dibantu oleh RSIJ Aliansi, RSIA PKU Muhammadiyah Cipondoh. Menurut Amarullah, pelaksanaan vaksinasi massal ini dilakukan secara bergiliran sesuai protokol kesehatan guna mencegah kerumunan dan penyebaran COVID-19 di area kampus.

BACA JUGA: Gandeng UMT, MK Sosialisasi Konstitusi di Lingkungan Kampus

Menurut Amarullah, selain bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam rangka memutus mata rantai COVID-19, vaksinasi juga digelar dalam rangka menghadapi perkuliahan pada bulan Oktober 2021 nanti. Namun begitu karena jumlah mahasiswa UMT yang cukup banyak maka untuk smentara perkuliahan tatap muka tersebut dilakukan secara bertahap.

BACA JUGA: Presiden Jokowi: Pandemi Jadi Koreksi Total Sistem Pendidikan Indonesia

“Mengingat kampus UMT diikuti oleh 17 ribu mahasiswa, kita akan utamakan semester 1 dan semester akhir (untuk melaksanakan tatap muka -red). Dan diatasnya untuk pola pembelajaran daring, yang datang ke kampus pun dalam satu kelas dibatasi. Dan kami siapkan protapnya, untuk yang masuk harus ditanya tujuannya ke kampus. Mau belajar, ketemu dosen atau hanya sekedar nongkrong di kantin. Kalau hanya sekedar nongkrong di kantin disuruh kembali ke rumah,” tegasnya.

BACA JUGA: Juni 2021, PPDB SMP Negeri di Tangsel Dibuka Secara Online

Amarullah berharap, pihaknya dapat mengcover peserta vaksinasi yang sudah mendaftar. Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang sudah divaksin pun tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari harinya. 

“Karna, terus terang tidak menjamin juga apalagi yang belum di vaksin. Oleh karena itu, yang belum divaksin kita dorong juga. Tidak ada yang merasa sakit ketika disuntik. Saya kira biasa saja. Mungkin lebih sakit digigit semut merah,” pungkasnya. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.