Jelang Idul Fitri, Cek Poin Terminal Kadubanen Pandeglang Sepi Petugas

  • Whatsapp
Cek Poin Terminal Kadubanen Pandeglang
Cek poin di Terminal Kadubanen Pandeglang, nampak sepi dari aktivitas pemeriksaan kendaraan pengunjung atau pemudik.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Penerapan pembatasan sosial di Pandeglang mulai melemah. Buktinya, hari kedua menjelang Idul Fitri 1441 H,  Pos Cek Poin Terminal Kadubanen sepi dari aktivitas pemeriksaan pengunjung atau pendatang.

Dari pantauan di lapangan, kawasan Terminal Kadubanen, pada pukul 20.08 hingga pukul 22.00 WIB, Jumat (22/5/2020) malam, tidak terlihat aktivitas pengecekan suhu tubuh oleh petugas medis. Di sekitar lokasi hanya terlihat petugas kepolisian yang tengah berjaga.

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi seperti itu, Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pandeglang, Tubagus Muhammad Afandi mengatakan, lemahnya pembatasan sosial dalam mencegah penyebaran covid-19, melalui jalur transportasi mulai melemah. Dipastikannya, arus mudik menjelang Idul Fitri pada pandemi covid-19 akan meningkat, jika kondisi pembatasan sosial melemah.

“Sebelumnya pemerintah akan memperketat perbatasan, guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 melalui jalur transportasi. Tapi kenapa sekarang pembatasan sosial di terminal itu terlihat lemah,” ungkapnya, Sabtu (23/5/2020).

Ia juga meminta, Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk lebih memaksimalkan penerapan protokol kesehatan dan protokol perbatasan. Hal tersebut dilakukan, guna memutus mata rantai penyebaran covid -19 di Pandeglang.

“Bagaimana pemutusan mata rantai covid-19 ini mau cepat selesai, jika penanggulangannya terkesan tidak serius. Terbukti dengan lalainya pengawasan di Pos Cek Poin Terminal Kadubanen,” katanya.

Menurutnya, dengan semakin lemahnya pembatasan sosial dimasa pandemi covid-19, tentunya akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran wabah covid-19.

“Pemkab membuat pos – pos penjagaan di tiap perbatasan, tentunya harus melakukan langkah – langkah untuk mengantisipasi penyebaran Covid. Petugas medis harus ada di setiap posko perbatasan untuk melakukan pengecekan terhadap para pemudik yang melintas di perbatasan,” ujarnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan Juru Bicara Penangan Covid -19 Kabupaten Pandeglang dr Achmad Sulaeman, belum memberikan tanggapan apapun, meski sudah dimintai tanggapannya melalui pesan singkat WhatsApp Grup #MediaMelawanCovid-19. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.