Jasad Satu dari Dua Bocah Yang Terseret Banjir di Tangsel Ditemukan Tim Gabungan

oleh -
Bocah Terseret Arus Sungai di Tangsel
Ilustrasi Bocah Terseret Arus Sungai di Tangsel

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM—Petugas gabungan berhasil menemukan 1 dari 2 bocah yang terseret arus sungai di Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren. Tangerang Selatan (Tangsel). Jasad korban yang ketahui bernama M Nazar (14) ditemukan Rabu (26/2/2020) pagi di wilayah Kelurahan Tajur, Ciledug Kota Tangerang.

“Ya tadi pagi tim gabungan telah menemukan korban bernama M Nazar usia sekira 14 tahun,” kata Badawi, Komandan Siaga Rescue Satpol PP Tangsel, Rabu (26/2/2020).

Badawi menjelaskan saat ditemukan korban mengenakan kaus berwarna merah dan celana pendek. Usai ditemukan, tim gabungan langsung melakukan evakuasi jasad korban yang diketahui tinggal di Jalan Pondok Kacang Timur, Gang Lurah RT03 RW03, Nomor 147C tersebut. Jasadnya langsung dimasukkan ke dalam kantung jenazah dan dibawa ke dalam mobil petugas ambulans.

BACA JUGA:

Bocah Tenggelam di Cisadane Ditemukan, Fitrah Tersangkut Kail Warga

“Jarak dari tempat kejadian peristiwa sampai di lokasi ditemukan sekira 3 kilometer,” jelas Badawi.

Menurut Badawi dalam proses pencarian tim gabungan telah memetakan memetakan area menggunakan teknik Block Out, yakni dengan cara memasang alat untuk membatasi pergerakan korban guna menjaga area agar tetap steril.

“Kalau di sungai bisa dipasang perangkap atau jaring, pertimbangannya korban akan terus bergerak terbawa arus,” ungkapnya.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencari satu korban lainnya yang belum ditemukan. Di antaranya dengan memantau pergerakan arus melalui cara statis, Camp In ataupun Look Out.

“Setelah dua hal teknis ini dilakukan. Kita kirim tim bergerak melakukan penyisiran mencari di sepanjang aliran sungai, baik di aliran air dengan perahu karet atau kiri kanan bibir sungai dengan berjalan kaki, dari mulai TKP sampai lokasi terakhir block out yang terpasang jaring,” punkas Badawi.

Sebelumnya, peristiwa nahas terjadi pada Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu korban bersama 3 orang temannnya Desta (14) Agus (14) serta Rian (13) sedang asyik duduk di jembatan melihat situasi banjir di aliran sungai Pondok Maharta.

Entah siapa yang memulai, tiba-tiba keempat bocah satu-persatu menceburkan diri ke dalam sungai. Mereka pun langsung terbawa derasnya arus. Beberapa warga berhasil menolong Agus dan Rian, namun Nazar dan Desta terus terbawa arus. (Hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.