Jaringan Internet Minim, Mahasiswa di Lebak Harus Naik Turun Gunung Ikuti Kuliah Online

  • Whatsapp
Kuliah online
Mahasiswa Lebak Harus ikuti kuliah online di Kebun untuk dapat jaringan internet-(ist)

KABUPATEN LEBAK,  REDAKSI24.COM – Pandemi Covid-19  yang telah berlangsung  secara berkepanjangan telah memaksa satuan pendidikan baik sekolah maupun perguruan  tinggi untuk melaksanakan  metode pembelajaran secara online atau daring.  Hal tersebut  menjadi suka duka bagi pelaku  pendidikan baik murid sekolah,  guru,  maupun mahasiswa. Terlebih sarana dan prasarana  yang kurang mendukung dan merata telah menjadi salah satu dari hambatan pelaksanaan pembelajaran online tersebut. 

Seperti yang dialami oleh Eka Adi Cahya (21), mahasiswa semester 3 STAIN NH Malingping. Eka yang diketahui bertempat tinggal di Kampung Cijengkol, Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten  Lebak mengaku kesulitan dalam menjalani perkuliahan online. Pasalnya, tempat  tinggal Eka berada di pelosok Desa yang minim sinyal internet. 

Bacaan Lainnya

Akibatnya,  Eka terpaksa harus naik turun gunung mencari sinyal  internet guna mengikuti perkuliahan online. Kata Eka,  di kantor Desa Cihara sendiri saat ini sudah tersedia fasilitas Wifi, namun karena Wifi tersebut dipakai oleh para mahasiswa, dan juga siswa sekolah lainnya sehingga menyebabkan akses internet lambat, dirinya lebih memilih mencari sinyal di dataran tinggi.  

“Memang sinyal internet susah di sini, jadi harus ke dataran tinggi baru dapat dan lancar ikut kuliah online,”kata Eka, Minggu (20/9/2020).

BACA JUGA: Sinyal Jadi Kendala Siswa di Lebak Untuk Lakukan Ujian dan PPDB Online

Eka mengungkapkan, dalam kurun waktu satu Minggu, dirinya harus naik gunung selama empat kali. Hal tersebut  dilakukan melihat jadwal kuliah Eka yang dimulai pada hari Kamis hingga Minggu.

Samahalnya dengan Santi (21), warga Kampung Cijengkol, Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, yang juga mengenyam pendidikan di STAIN NH Malingping. Ia memilih untuk memanfaatkan wifi kantor desa untuk mengikuti pembelajaran daring.

BACA JUGA: Prihatin Terhadap Siswa Yang Tidak Bisa Belajar Online, Sekretariat Pokja Wartawan Lebak Siapkan Fasilitas Gratis

Dirinya  berharap,  Pandemi Covid-19  ini dapat segera selesai, sehingga ia bersama mahasiswa lainnya dapat mengikuti pelajaran tatap muka seperti sedia kala.  Karena,  selain keterbatasan sarana dan prasarana,  kuliah  secara  daring membuat dirinya kesulitan dalam mencerna materi kuliah. 

“Kantor desa memang menyediakan wifi, kadang kami manfaatkan juga untuk kuliah online,”katanya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.