Janji Kades Berikan Proyek Saat Kampanye Tidak Terealisasi, Tiga Pemuda Rusak Kantor Desa Cirendeu

  • Whatsapp
Kantor Desa Cirendeu
Tiga pelaku pengrusak kantor Desa Cirendeu.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Kesal lantaran belum diberi proyek tiga pria berinisial  ER (35), SA (30), dan AY (40), nekat merusak kantor Kepala Desa Cirendeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dari keterangan polisi, permasalahan yang berujung pada pengrusakan kantor desa itu dipicu dari janji kepala desa yang mengimingi-imingi para pelaku sebuah proyek pada saat kampanye. Akan tetapi, sampai sekarang proyek yang dijanjikan tersebut tak kunjung diberikan oleh sang kades. 

Bacaan Lainnya

Kesal karena merasa diberi harapan palsu, ketiganya yang merupakan warga Desa Cirendeu itu mendatangi kantor desa pada Sabtu (20/6/2020) malam lalu dengan maksud untuk menagih janji. 

Namun karena kepala desa tidak ada di kantor, para pelaku pun meluapkan kekesalannya dengan cara merusak pintu kaca dan beberapa barang milik kantor desa Cirendeu. 

“Para pelaku pun melakukan pengrusakan dengan cara melempar beberapa kursi di loby kantor dan mendorong tempat cuci tangan dan melakukan pemecahan kaca pintu kantor desa,” terang Kapolsek Cisoka, AKP Nur Rokhman Triamtono dalam gelar perkara di Mapolsek Cisoka, Jumat (26/6/2020). 

Ia melanjutkan, tak terima dengan aksi pengrusakan itu sang kepala desa yang diketahui bernama Epen langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Cisoka. Atas pengrusakan ini  kantor desa Cirendeu mengalami kerugian hingga 20 juta rupiah. 

BACA JUGA: Forkopimda Kabupaten Tangerang Monitor Pilkades Serentak

Mendapat laporan tersebut, lanjutnya, Unit Reskrim Polsek Cisoka langsung mengejar para pelaku. Dua diantaranya yakni SA dan AY berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing beberapa jam setelah kejadian. Sedangkan ER ditangkap pada Senin (23/6/2020). 

“Ketiganya sudah kami amankan dan masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Kapolsek 

BACA JUGA: Palsukan Tanda Tangan Kades, Camat Solear Minta Sekdes Cikuya Dipecat

Selain menangkap para pelaku, polisi juga turut mengamankan beberapa bukti yakni barang-barang yang dirusak oleh para tersangka. Sementara, terhadap tiga pelaku polisi akan menjeratnya dengan Pasal 170 ayat 1 KUHPidana. 

“Para pelaku kita jerat dengan pasal pengeroyokan terhadap barang ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun,” tukasnya. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.