Jangan Pernah Konsumsi Sabu Jika Tak Ingin Seperti Ini

oleh -
narkoba, konsumsi sabu, artis top tanah air, psikologis, fisik, warganet, pucat, mata lesu,
Dokter spesialis kedokteran jiwa Klinik Angsamerah, dr Ratna Mardiati, SpKJ, menyebut, wajah pucat dan mata lesu memang termasuk ciri-ciri orang yang mengonsumsi narkoba, khususnya sabu.

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Penangkapan artis NR dan suaminya, AB, serta sang sopir ZN, pada Rabu (7/7/2021) karena kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu, terus menuai sorotan masyarakat. Warganet misalnya, menyoroti fisik RA yang tampak berbeda. Artis top tanah air itu, nampak berwajah pucat dengan mata lesu.

Tak hanya itu, dalam sebuah video yang dibagikannya di media sosial (Medsos), NR juga tampak lebih kurus. Benarkah kondisi tersebut merupakan ciri-ciri orang yang mengonsumsi narkoba, khususnya jenis sabu?

Menurut dokter spesialis kedokteran jiwa Klinik Angsamerah, dr Ratna Mardiati, SpKJ, wajah pucat dan mata lesu memang termasuk ciri-ciri orang yang mengonsumsi narkoba, khususnya sabu.

Ratna menjelaskan, orang yang mengonsumsi sabu juga memiliki badan kurus, cenderung hiperaktif dan tidak jelas saat berbicara.

“Ngomongnya ngelantur, enggak jelas. Mungkin awal-awal masih bisa nyambung beberapa detik, tapi enggak lama ngelantur lagi,” kata dr Ratna kepada wartawan melalui telepon di Jakarta, Kamis (8/7/2021) malam.

BACA JUGA: Polres Jaksel Sesalkan PT Banten dan Bandung Yang Batalkan Vonis Mati Bandar Narkoba

Lebih lanjut dr Ratna mengatakan, selain berdampak pada ciri fisik yang berbeda, orang yang mengonsumsi sabu juga akan terganggu secara psikologis.

“Kalau psikologisnya, dia akan lebih sensitif, mudah tersinggung, mudah marah,” ujar dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Sebelumnya, artis NR dan suaminya, AB, ditangkap polisi. Penangkapan pasangan suami istri itu setelah polisi usai  menggeledah supir pribadi mereka, NZ, dan menemukan satu klip narkotika jenis sabu.

ZN lalu mengaku kepada polisi barang haram tersebut merupakan milik NR. Setelah menggeledah kediaman NR dan AB, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,78 gram beserta alat hisap. Saat menjalani tes urin, pasangan itu diketahui positif metamfetamin.

Kepada polisi, NR lalu mengaku kerap mengonsumsi sabu bersama suaminya, AB, dan sopir pribadinya NZ, sejak 5 bulan terakhir. Kini, ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.