Jaksa Tak Laporkan Harta Kekayaan, Jamwas: Ini Sanksinya!

  • Whatsapp
Jamwas Amir Yanto menyatakan, Kejaksaan Agung tidak akan menaikkan pangkat Jaksa yang belum melaporkan LHKPN kepada KPK
Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Amir Yanto, di Jakarta, Kamis (22/10), menyatakan, Kejaksaan Agung tidak akan menaikkan pangkat Jaksa yang belum menyampaikan LHKPN ke KPK.
JAKARTA, REDAKSI24.COM– Jamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan),  Amir Yanto, menyatakan, Kejaksaan Agung  tidak akan menaikkan pangkat Jaksa yang belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

“Ada sanksi-nya nanti kalau ada Jaksa yang tidak lapor LHKPN,”ujar  Amir Yanto. di Jakarta, Kamis (22/10).

Kata dia, syarat kenaikan pangkat Jaksa itu harus melaporkan harta kekayaannya. “Jadi semua Jaksa tanpa terkecuali itu wajib melaporkan harta kekayaannya ke KPK,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kejagung Tetapkan Mantan Dirut BTN Tersangka Dugaan Gratifikasi

Diakui Amir Yanto,  sampai saat ini memang masih ada Jaksa yang belum menyampaikan laporan harta kekayaannya ke KPK.

Padahal, menurut dia,  pihaknya selalu mengimbau semua Kepala Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia agar mendorong para jaksa-nya menyampaikan laporan harta kekayaan secara rutin ke lembaga tersebut.

BACA JUGA:Sejumlah Pejabat Jember Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi

Saat ini, lanjut Jamwas, data persentase Jaksa yang belum menyampaikan laporan harta kekayaannya hanya sekitar 10 persen dari seluruh Jaksa yang ada di Indonesia. Sementara, sekitar 90 persen Jaksa sudah melaporkan harta kekayaannya ke KPK.

“Kalau saya lihat, tingkat kepatuhan untuk laporkan harta kekayaan ini sudah ada 90 persen. Sepuluh persen-nya masih belum (patuh). Saya juga minta semua inspektur untuk mengecek siapa saja Jaksa yang belum melaporkan LHKPN,”pungkas Amir Yanto.(Anita/ANTARA/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.