Jakarta Siapkan 3.700 Kamar Hote Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

  • Whatsapp
Maulana menyatakan, PHRI menyiapkan 3.700 kamar hotel isolasi OTG Covid-19
Sekjen PHRI Maulana Yusran dalam jumpa pers bersama Satgas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat, menyatakan, PHRI menyiapkan 3.700 kamar hotel isolasi pasien tanpa gejala (OTG) untuk DKI Jakarta.

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Sekjen PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Maulana Yusran, menyatakan, PHRI menyiapkan sebanyak 3.700 kamar di 27 hotel untuk isolasi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 di DKI Jakarta.

“Kita sudah menyiapkan khusus untuk DKI  dahulu. Posisi saat ini ada sekitar 27 hotel dengan total sekitar 3.700 kamar,”ujar Maulana dalam konferensi pers PHRI bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jika Pemprov DKI Jakarta saat ini membutuhkan sekitar 3 ribu kamar untuk mengantisipasi kemungkinan pasien Covid-19 yang baru, maka penambahan sekitar 3.700 kamar yang telah disiapkan tersebut diharapkan dapat menampung pasien OTG.

BACA JUGA:DPRD DKI Jakarta Berkunjung ke Hotel Singgah Penanganan OTG COVID-19 di Kabupaten Tangerang

“Kalau kemarin pemerintah mengatakan butuh sekitar 3 ribu, saya rasa sudah cukup. Termasuk salah satu syaratnya adalah diharapkan bisa per wilayah. Jadi ada wilayah Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan seterusnya. Seperti itu, bisa terpenuhi saat ini,” katanya.

Penempatan pasien OTG di hotel itu,lanjut Maulana, tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan  secara bertahap.

BACA JUGA:Waspadai Tren OTG Yang Terus Meningkat, Satlantas Polresta Tangerang Rutin Semprotkan Disinfektan

“Kita melihat okupansi di Wisma Atlet. Kemarin kami sudah bicara dengan Satgas, kami mengusulkan limit. Mungkin kalau di Wisma Atlet 80 persen, baru kita ambil,”tuturnya.

Disebutkan Maulana, total 3.700 kamar tersebut terbagi di 27 hotel yang masing-masing di antaranya sekitar 1.605 di 11 hotel di Jakarta Pusat, 557  di 5 hotel di Jakarta Selatan, 587  di 4 hotel di Jakarta Timur, 602 kamar di 5 hotel di Jakarta Barat, dan 360 kamar di 2 hotel di Jakarta Utara.

“Masing-masing hotel bervariasi, itu yang baru masuk sampai saat ini. Kita akan tetap komunikasi jika nanti di kemudian hari ada yang berminat. Jenis hotel tersebut adalah hotel bintang 2 dan 3, sesuai permintaan pemerintah,”pungkasnya.(Katriana/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.