Jakarta Jadi Zona Merah Lagi, PSBB di Tangerang Raya Kembali Diperpanjang

  • Whatsapp
PSBB Tangerang Raya
Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengikuti rapat virtual perpanjangan PSBB di Tangerang Raya bersama Gubernur Banten.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di wilayah Tangerang Raya kembali diperpanjang hingga 8 Agustus 2020. Keputusan perpanjangan PSBB sesi ke 7 itu, ditetapkan Gubernur Banten Wahidin Halim pada rapat evaluasi PSBB Provinsi Banten secara virtual bersama Forkopimda Se-Tangerang Raya, Sabtu (25/7/2020).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menuturkan, meski penularan dan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang sudah menurun, namun pihaknya masih khawatir atas kasus-kasus Covid-19 dari luar Tangerang, seperti Ibukota Jakarta serta aktivitas di Bandara Soekarno-Hatta. Terlebih saat ini, kata dia, Jakarta kembali memasuki zona merah Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Dengan PSBB diperpanjang diharapkan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan kami sangat mengkhawatirkan terjadinya kasus import Covid-19 dari DKI Jakarta karena daerah Kabupaten Tangerang maupun Tangerang Raya sangat berdekatan dengan DKI Jakarta,” kata Zaki kepada wartawan, Minggu (26/7/2020).

Sementara, Gubernur Banten Wahidin Halim menuturkan, perpanjangan PSBB tersebut dapat mempertahankan wilayah-wilayah di Provinsi Banten sebagai zona hijau. Selain itu juga, PSBB diharapkan dapat meningkatkan sikap disiplin masyarakat dalam mematuhi Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.

“Jadi saya berharap target perpanjangan PSBB yang ingin dicapai adalah seluruh masyarakat Banten sadar akan protokol kesehatan, seluruh warga Banten sadar akan tanggungjawabnya, dan kami perpanjang dengan beberapa catatan dan pengecualian,” kata Wahidin Halim.

BACA JUGA:  PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Porsi Kelonggaran Ditambah

Terkait pembukaan sekolah pada PSBB sesi ke 7, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi menegaskan, jika pembukaan sekolah untuk jenjang SD SMP dan SMA hanya berlaku bagi wilayah yang sudah masuk zona hijau.

Sedangkan untuk Kabupaten/Kota yang masih berada di zona kuning harus tetap menutup kegiatan belajar mengajar di sekolahnya msing-masing. “Harapan kami perpanjangan PSBB ini dengan melihat kondisi situasional di daerah masing-masing untuk tetap menjunjung kondisi masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya.(Ricky/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.