Jajaran Dinkes Pandeglang Tingkatkan Kewaspadaan Virus Corona

  • Whatsapp
Virus Corona pandeglang
Kepala Dinkes Pandeglang, R Dewi Setiani.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Banten, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus yang mematikan tersebut.

Kepala Dinkes Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, pihaknya saat ini tengah meningkatkan status kesiapsiagaan untuk menangkal penyebaran virus Corona. Sebab virus tersebut merupakan kejadian luar biasa.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah tingkatkan kesiagaannya dalam menghadapi kewaspadaan corona. Sebab wabah virus corona merupakan kejadian luar biasa atau pandemic, atau wabah yang terjadi global,” ungkapnya, Senin (2/3/2020).

Lanjut Dewi, pihaknya sudah memerintahkan kepada setiap Puskesmas untuk melakukan pendeteksian dini, jika ada warga yang mengalami demam. Sebab Pandeglang, kata dia, juga memiliki potensi terinfeksi virus berbahaya tersebut.

“Seluruh jajaran kesehatan diperintahkan untuk melakukan deteksi dini, artinya melihat matanya, pendengarannya, dan sebagainya untuk seluruh warga di Pandeglang yang berpotensi terjadinya wabah Corona,” katanya.

Menurut Dewi, sampai saat ini di Pandeglang belum ada yang terindikasi virus corona. Namun pihaknya menyarankan untuk melakukan tindakan preventif, dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Sampai hari ini tidak ada yang terindikasi pada gejala-gejala terjadinya corona virus. Karena itu, kami menganjurkan masyarakat untuk melakukan PHBS, seperti cuci tangan, kemudian membatasi pertemuan-pertemuan di kerumunan orang banyak, terutama dengan orang-orang luar Pandeglang,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Dua Orang Positif Corona di Depok, Bandara Soeta Perketat Pengawasan

. Soal Virus Corona, Wali Kota Serang Minta RSU Siapkan Ruang Isolasi

. Antisipasi Virus Corona, Pemprov Banten Validitasi Tenaga Kerja Asing

Dikatakannya, misalnya orang yang baru datang atau berpergian ke Negara-negara dalam satu minggu terakhir. Kata Dewi, dari deteksi ini dibantu dengan seluruh jajaran pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa.

“Kepada masyarakat luas agar melakukan prevent yaitu mencegah. Kami juga sudah melakukan pelatihan bagi para kader dan para petugas, dalam hal gerakan cuci tangan sambil mengenalkan gejala-gejala terjadinya flu wuhan corona virus,” tuturnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.