Jajakan Istri Secara Online Pria Di Cianjur Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Praktik Prostitusi

CIANJUR, REDAKSI24.COM— Entah apa yang merasuki pria berinisial EY (48)  ini hingga tega menjajakan istrinya, H, secara online dengan tarif Rp 400 ribu untuk sekali main.

Pepatah siapa menabur angin akan menuai badai akhir terbukti. Maka atas perbuatannya itu, warga Desa Ciherang Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur  tersebut  diringkus petugas Satreskrim kepolisian setempat. Luar biasanya lagi, istri yang ditawarkan lewat media sosial ini sudah berusia separuh abad.

Bacaan Lainnya

Menurut Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, terungkapnya kasus prostitusi online titu bermula ketika tim khsusu Satreskrim Polres Cianjur yang melakukan razia di penginapan di Jalan Raya Cibeber-Cianjur, tepatnya di Kecamatan Cilaku.

Saat tim menggrebek  salah satu kamar penginapan itu, ditemukan tiga orang, terdiri dari dua orang pria dan seorang wanita.

BACA JUGA: Diduga Terkait Prostitusi Artis FTV Berinisial H Ditangkap

“Begitu petugas mintai keterangan, diketahui mereka pasangan suami istri dan tamu yang minta dilayani. Mereka berada di dalam kamar tersebut setelah memesan melalui jejaring sosial. Setelah sepakat,  pasangan suami istri tersebut, mendatangi pemesanan dan suaminya ikut tinggal di dalam kamar penginapan,”ujar kapolres di Cianjur, Sabtu.

Kepada petugas, pasangan suami istri yang sudah berusia lanjut itu mengaku kalau praktek prostitusi tersebut sudak sejak lama dengan berbagai pelayanan yang diminta pemesan. Bahkan keduanya tidak merasa risih ketika harus melakukan hubungan suami istri bertiga dengan tamunya.

“Tersangka mempromosikan istrinya melalui aplikasi media sosial MiChat. Jika ada yang berminat EY langsung berkomunikasi lewat aplikasi. Setelah pelanggan setuju dengan tarifnya, istrinya langsung dibawa ke penginapan untuk melayani pemesan, baik secara normal atau bertiga sekaligus,”tutur Juang.

Kata dia, untuk tarifnya tersangka EY mematok Rp400.000 untuk sekali kencan. Dari tariff ini  tersangka EY meminta potongan keuntungan sebesar Rp100.000 per  satu kali transaksi pada htrinya. Ditambahkan, hingga kini pasutri itu masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Cianjur.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton, mengatakan, saat penggerebekan pihaknya  mengamankan barang bukti berupa dua buah ponsel, uang senilai Rp1.000.000, dua buah kondom serta KTP tersangka.

Menurut Kasat Reskrim, perbuatannya itu tersangka diancam pasal berlapis, yaitu  pasal 2 dan atau pasal 10 UU RI 21 tahun 2007, tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan atau pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. “Keduanya masih menjalani pemeriksaan, kemungkinan suami H akan ditetapkan sebagai tersangka,”imbuhnya (A Fikri/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.