Jadi Temuan BPK RI, Sport Center Cilegon Masih Butuh Anggaran Rp76 Miliar

  • Whatsapp
sport center cilegon
Proyek Sport Center Cilegon saat ini terhenti.

KOTA CILEGON, REDAKSI24.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) sebesar Rp3 Miliar untuk menyelesaikan proyek pembangunan Sport Center Cilegon di Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber.

“Tahun 2021 Sport Center Cilegon bisa selesai, asal anggarannya terpenuhi. Bulan ini, kami mengusulkan ABT sekitar Rp3 M untuk landscape. Secara keseluruhan saat ini sudah 70% tinggal landscape dan finishing tribun,” kata Kepala Dispora Kota Cilegon, Teten Hertiaman kepada Redaksi24.com, Rabu (5/8/2020).

Bacaan Lainnya

Teten menyebut, proyek sport center sebenarnya baru menelan anggaran senilai Rp100 Miliaran lebih. Belum sampai menyentuh angka Rp200 Miliar. “Saat ini kekurangan anggarannya lebih dari Rp70 Miliar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada Tahun 2021 Pagu proyek Sport Center Cilegon nilainya sebesar Rp25 Miliar. Sedangkan, kata dia, untuk Rp3 miliar ABT yang sedang diajukan nantinya digunakan untuk pembangunan landscapenya.

“Kalau anggaran terpenuhi, bisa selesai. Kalau hanya Rp25 Miliar belum,” ujarnya.

BACA JUGA: Sudah Sedot Rp200 Miliar, Proyek Sport Center Kota Cilegon Mangkrak

Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon, Eri Indiarti Juwita mengatakan, proyek stadion tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2016. Namun menginjak tahun 2019 progresnya baru mencapai 69,98 % atau 70%, dan kemungkinan selesai pada tahun 2024.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cilegon Fraksi PKS, Qoidatul Sitta mengatakan, pihaknya menyoroti adanya Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI di Kota Cilegon. Dimana, kata dia, ada tiga temuan pada kegiatan Dispora Kota Cilegon, satu satunya adalah pembangunan Sport Center Cilegon.

“Kendalanya ada di pihak ketiga, karena hampir semua infrastrukur mandek. Semoga setelah ABT bisa lanjut,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Cilegon itu.

Menurutnya, ada tiga item yang menjadi temuan BPK RI dengan nominal masing-masing dibawah Rp500 juta. Namun begitu, kata dia, Pemkot Cilegon sudah menindaklanjuti temuan BPK RI tersebut.

“Untuk menyelesaikan Sport Center Cilegon Dispora mengaku membutuh Rp76 miliar lagi,” ujarnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.