Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Pemkot Serang Tunggu 12 Maret

  • Whatsapp
DPKAD Kota Serang
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Wachyu B Kristiawan.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) nomor 75 tahun 2019 tentang jaminan kesehatan. Dalam putusan tersebut, MA membatalkan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2020.

Menanggapi putusan MA tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Wachyu B Kristiawan mengaku pihaknya mengaku belum mengalokasikan anggaran untuk iuran BPJS Kesehatan bagi para pegawai.

Bacaan Lainnya

Namun pihaknya mengaku sudah melakukan pergeseran anggaran untuk persiapan pembayaran iuran BPJS kesehatan yang menyesuaikan dengan tarif baru sebelum dibatalkan MA.

“Sebelum bulan Januari, Februari, Maret dilakukan pergeseran untuk melakukan pembayaran sesuai tarif baru,” katanya kepada wartawan di salah satu hotel di Kota Serang, Banten, Selasa (10/3/2020).

BACA JUGA:

. Wali Kota Serang Akui Sampah dan PKL Tak Kunjung Beres

. Sempat Habis, Stok Masker di Kota Serang Sudah Normal Lagi

. Harga Jahe di Pasar Rau Kota Serang Juga Melambung

Wahyu mengaku pihaknya sudah mendapat undangan dari kementerian terkait menyusul dibatalkannya kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut. “Nah bagaimana menyikapi putusan MA ini, nanti baru diketahui setelah pertemuan dengan kementerian terkait pada 12 Maret,” imbuhnya.

Ia juga menyambut baik dibatalkannya kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Sebab, menurut dia, kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan memberatkan masyarakat, termasuk pemerintah daerah. “Sebaiknya memang tidak naik,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.