Iti Sewot Keluarganya Dilarang ‘Nyebrang’ ke Pandeglang

  • Whatsapp
iti jaya baya
Bupati Lebak, Banten, Iti Jayabaya menghadiri Latihan Kader II HMI Pandeglang di Wisma Baitul Hamdi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (16/10/2019)

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bupati Lebak, Banten, Iti Oktavia Jaya Baya menegaskan, sah-sah saja bila ada anggota keluarganya maju pada perhelatan Pilkada Pandeglang tahun 2020 mendatang. Sebab, tidak ada aturan yang melarang warga Lebak untuk ikut bertarung dalam kontestasi Pilkada Pandeglang.

“Untuk ikut dalam pesta demokrasi itu tidak mesti dari daerah setempat. Semua Warga Negara Indonesia berhak ikut (Pilkada), termasuk keluarga kami dari Lebak ‘nyebrang’ ke Pandeglang, ya sah-sah saja. Toh dalam Pilkades juga calonnya tidak harus dari desa setempat, apa lagi Pilkada,” ungkap Iti kepada saat ditemui usai menghadiri Latihan Kader II HMI Pandeglang di Wisma Baitul Hamdi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (16/10/2019).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tidak ada pembatasan bagi calon untuk ikut manggung dalam Pilkada di daerah lain, seperti dari Lebak ke Pandeglang. Karena, menurut Iti, sebagai WNI punya hak yang sama dalam pesta demokrasi.

BACA JUGA:

. Jika Dua Trah Bersatu di Pilkada Pandeglang, Trah Dimyati Bisa Tumbang

. Jika Klan JB Nyebrang ke Pandeglang, Dimyati Ancam Ekspansi Politik ke Lebak

. Prabowo Ditolak Kampanye saat Pilpres, Gerindra Bakal Rebut Kursi Bupati Pandeglang dari Klan Dimyati

Karena itu dia menyayangkan pernyataan ari Dimyati Natakusumah, suami Bupati Pandeglang, Irna Narulita, yang terkesan melarang keluarga Mulyadi Jaya Baya dari Lebak untuk ikut kontestasi bursa calon bupati pada Pilkada Pandeglang tahun depan. “Kami punya hak yang sama untuk bisa mencalonkan dimana saja,” tegas Iti.

Saat ditanya, bagaimana sikap Partai Demokrat terhadap salah satu anggota keluarganya yang akan mencalonkan diri di Pilkada Pandeglang? Iti mengaku, Partai Demokrat Provinsi Banten belum menentukan arah politik Pilkada Pandeglang.

“Kami menunggu instruksi DPP Partai Demokrat untuk membentuk Pokja Pilkada,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten itu.

Adapun soal pernyataan Dimyati Natakusumah, suami Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menurutnya masih tergolong normatif. Namun dia menyayangkan terkesan ada pembatasan dalam pencalonan pada Pilkada Pandeglang.

“Tak perlu ada batasan. Siapapun yang mencalonkan diri di daerah mana saja itu sah-sah saja, kami  punya hak yang sama sebagai warga Negara Indonesia,” tegasnya lagi.

Saat ditanya lagi apakah nanti keluarga besarnya akan memboyong banyak Parpol pada Pilkada Pandeglang? Iti mengaku sejauh ini belum diajak bicara Pilkada Pandeglang oleh keluarga besarnya.

Namun dia mengaku mengetahui sudah banyak Parpol, selain Demokrat yang melakukan pendekatan kepada keluarga besarnya. “Kami masih terus melihat perkembangan,” tegasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.