Irna Keukeuh Exit Tol di Pandeglang tak Boleh Dikurangi

oleh -
irna narulita
Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita berharap rencana pengurangan pintu tol di Pandeglang dibatalkan.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita akan meminta kepada Pemprov Banten dan pemerintah pusat agar membatalkan rencana pengurangan exit  tol atau pintu keluar tol Serang-Panimbang di Pandeglang. Karena jika pintu keluar tol itu tidak jadi dibangun, menurur Irna, masyarakat yang akan dirugikan.

Diketahui, Pemerintah pusat berencana akan memangkas pintu keluar Tol Serang-Panimbang serta rest area di Pandeglang. Lokasinya di Kecamatan Patia. Jika hal itu terjadi, maka yang merasa rugi adalah masyarakat Pandeglang. Karena itu, Irna menyatakan, wacana pemangkasan exit tol dan rest area harus dibatalkan.

“Kami akan bersurat kepada pihak Kementrian PUPR agar Exit Tol di Pandeglang tidak dikurangi. Karena adanya pintu keluar tol itu dipastikan akan membukan pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkap Irna, usai menghadiri Latihan Kader II tingkat Nasional HMI Pandeglang, di Wisma Baitul Hamdi, Kevcamatan Menes, Pandeglang, Senin (14/10/2019).

Menurut Irna, pihak kementrian tidak perlu menghapus rencana pembangunan pintu keluar tol yang ada di Kecamatan Patia, Pandeglang, karena adanya pintu kekuar tol akan membuka pertumbuhan ekonomi warga.

“Proyek strategis Nasional itu menentukan hajat hidup orang banyak, meningkatkan kesejahteraan masyarakat khusunya di wilayah Banten selatan. Jika exit tol tidak jadi dibangun, tentu masyarakat akan rugi,” katanya.

BACA JUGA:

. Sejumlah Pintu Tol Serang-Panimbang Terancam Batal Dibangun

. Relokasi SD Tergusur Proyek Tol Serang-Panimbang Lamban

. Tol Serang-Panimbang Seksi I Ditargetkan Selesai Akhir 2019

Irna mengaku, Pemkab Pandeglang punya kesiapan untuk mengatur lahan yang sudah menjadi jalur tol. Adapun soal Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Pemkab siap untuk menyiapkan lahan pengganti, agar pintu keluar tol tetap jadi dibangun.

“Ini kan belum final. Sepanjang kita bisa menyiapkan lahan itu, maka pembangunan pintu keluar tol tidak boleh dibatalkan, harus jadi dibangun,” tegas Irna.

Diketahui, pemangkasan aejumlah exit Tol Serang-Panimbang di Pandeglang, Banten, lantaran terbentur dengan LP2B yang terdapat di Kecamatan Patia. Hal itulah yang menjadi alasan pihak Kementrian PUPR, yang berencana membatalkan sebagian pembangunan exit tol di Pandeglang.

Usulan penghilangan exit tol di Kecamatan Patia, Pandeglang, berasal dari Pemerintah Provinsi Banten, karena berdasarkan aturan area LP2B yang tidak diperbolehkan beralih fungsi. Namun, Irna Narulita keukeuh pintu keluar tol tersebut tidak boleh dibatalkan. Iran beralasan, karena untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Jika ada pintu keluar tol, masyarakat bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi. Apalagi exit tol di Patia dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), jadi dipastikan akan banyak pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Irna. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.