IPW: Dua Buronan Indonesia Ditangkap Pihak Keamanan Amerika Serikat

  • Whatsapp
Ketua Presedium IPW Neta S Pane

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Ketua Presidium IPW (Indonesia Police Watch) Neta S Pane menyebut terdapat dua buronan Indonesia yang saat ini telah tertangkap oleh pihak keamanan Amerika Serikat.

“Informasi yang diperoleh IPW dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa ada dua buronan Indonesia yang masuk dalam red notice yang sudah diketahui keberadaannya di Amerika Serikat  berhasil ditangkap,” ungkap Neta dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (03/08/2020).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber tersebut, kedua buronan ditangkap pihak Imigrasi Amerika Serikat. Keduanya masuk dalam daftar “red notice” pada 2018.

Neta merinci kedua buronan dimaksud, yakni Indra Budiman dan Sai Ngo NG. Menurutnya, Indra Budiman terjerat kasus dugaan penipuan dan pencucian uang terkait penjualan Condotel Swiss Bell di Kuta Bali. Kata dia, kasus tersebut terjadi pada 2015 lalu.

Rekan Budiman yang bernama Christopher Andreas Lie berhasil ditangkap oleh Subdit Fiskal Moneter dan Devisa Direktorat Reserse Krimnial Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Mei 2015. Menurut Neta, kasus ini terungkap setelah keduanya diketahui menipu 1.157 orang dengan kerugian Rp800 miliar.

“Ketika Christopher tertangkap, Indra berhasil kabur ke Korea Selatan dan kemudian ke Amerika Serikat hingga tertangkap,” ujar Neta.

Sementara Sai Ngo NG terlibat kasus dugaan korupsi terkait pengajuan 82 KUR fiktif ke Bank Jatim Cabang Woltermonginsidi, Jakarta, pada 2015.

Dia  berharap kedua buronan itu bisa segera seret ke meja hijau  oleh Pemerintah Indonesia. Namun, lanjut dia, hingga kini pihak kepolisian nampaknya masih belum merespon terkait adanya informasi penangkapan itu. “Sayangnya hingga saat ini jenderal-jenderal Mabes Polri belum merespon penangkapan dua buronan kakap di Amerika Serikat tersebut,” kata Neta.(Fathur/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.