Ini Warning Menkopolhukam, Pejabat Lindungi Djoko Tjandra Siap-siap Dipidana!

  • Whatsapp
Menkopolhukam.Mahfud MD

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Ini warning yang dilontarkan  Menkopolhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan) Mahfud MD, siapa saja oknum pejabat yang selama ini melindungi terpidana kasus korupsi cessie  Bank Bali Djoko Tjandra juga harus siap-siap dipidanakan.

Peringatan tersebut dicuitkan Mahfud dalam akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Sabtu.  Awalnya cuitan itu menyoroti soal vonis yang sepantasnya diberikan atas sepak terjang Djoko Tjandra.

Bacaan Lainnya

Menurut Menkopolhukam, Djoko Tjandra tidak hanya harus menghuni penjara dua tahun. “Karena tingkahnya, dia bisa diberi hukuman-hukuman baru yang jauh lebih lama,” demikian cuit mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Selain  korupsi, Mahfud pun  menyebutkan tindak pidana yang dilakukan Djoko Tjandra, di antaranya  dugaan penggunaan surat palsu dan  penyuapan kepada oknum pejabat yang melindunginya.

BACA JUGA:Bareskrim Tahan Brigjen Prasetijo Terkait Kasus Surat Jalan Palsu

“Pejabat-pejabat yang melindunginya pun harus siap-siap dipidanakan. Kita harus kawal ini,” pungkas Mahfud dalam cuitannya.

Diketahui, Djoko Tjandra, terpidana kasus cessie atau pengalihan hak tagih  Bank Bali yang telah menghilang dan buron sejak 2009 ditankap Tim Khusus dipimpinan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo  saat bersembunyi di Malaysia, Kamis (30/7) malam. Penangkapan itu atas istruksi Presiden Jokowi dan melibatkan Polisi Diraja Malaysia.

Selama ini Djoko Tjandra disebut-sebut  bebas keluar masuk wilyah yuridiksi hukum Indonesia karena diduga mendapatkan keleluasaan dari oknum aparat  yang berkonspirasi dengannya.

Atas kasus Djoko Tjandra itu Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan tersangka dan menahan mantan pejabat Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo, atas dugaan keterlibatannya terkait surat jalan palsu Djoko Tjandra.(Zuhdiar/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.