Ini Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita Muda di Apartemen Habitat Tangerang

oleh -
DIBEKUK : Agus Susanto (37) tersangka pembunuhan wanita muda yang ditemukan tewas di Apartemen Habitat Karawaci, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (11/5/2019) lalu saat dibekuk jajaran polisi. FOTO : Istimewa.

TANGSEL,R24—Hanya dalam kurang dari sehari, jajaran Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita muda yang ditemukan tewas di Apartemen Habitat Karawaci, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (11/5/2019) malam lalu. Wanita yang bernama lengkap Sulastri atau Tari dan berprofesi sebagai PSK online tersebut ternyata dibunuh oleh Agus Susanto (37) yang menjadi pelanggannya.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, kejadian ini berawal saat korban yang baru berumur 21 tahun mengatur janji melalui aplikasi pesan singkat WeChat dengan tersangka Agus di kamar apartemen korban pada Sabtu (11/5/2019) lalu.

“Pengakuan tersangka, korban dan tersangka sudah berjanji untuk kencan di tempat kejadian dengan biaya Rp 400 ribu sekali kencan,” ujar Ferdy di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (13/5/2019).

Namun lanjut Ferdi,  selesai melakukan kencan, justru muncul niat membunuh ketika tersangka melihat barang barang berharga milik korban berupa uang dan handphone.

“Motifnya karena ingin menguasai barang-barang berharga milik korban, berupa uang tunai Rp5 juta dan 2 unit handphone. Korban dibunuh dengan dijerat lehernya dengan sarung bantal,” papar Ferdy.

Korban baru diketahui meninggal setelah saksi Andra Anjaya  yang merupakan pacar dan tinggal bareng di apartemen korban pulang sehabis pergi memancing di empang wijaya Taman Cibodas sekitar Sabtu (11/5/2019) sekitar pukul 19.00 WIB, Andra yang mengaku mengetahui bahwa pacarnya ini berprofesi sebagai PSK online ini, pulang ke apartemen dan mendapati gagang pintu luar sudah tidak ada dan keadaan pintu terkunci.

“Lalu saksi Andra membuka pintu dan melihat korban dalam keadaan tertutup 2 buah bantal di badan korban. Dan korban tidak mengenakan pakaian (telanjang) serta keadaan leher terikat oleh sarung bantal. Kedua tangan terikat oleh sarung bantal dengan posisi di atas perut, dan kaki korban juga terikat oleh kabel charger. Melihat itu saksi Andra lalu membuka ikatan di leher dan tangan dan berupaya menolong korban. Namun karena korban sudah tidak bergerak saksi melapor ke satpam yang diteruskan ke Mapolsek Kelapa Dua,”jelas Kapolres .

Ferdi mengaku bahwa pelaku bisa ditangkap karena teridentifikasi melalui rekaman CCTV Apartemen. Setelah  dicocokkan dengan identifikasi nomor polisi kendaraan yang dipadukan dengan analisa IT pihaknya langsung melakukan pengejaran.

“Setelah dilakukan penyelidikan tersangka dapat ditangkap dengan lokasi penangkapan Jl. Panglima polim No. 287 RT 02 RW 05, Kelurahan Poris Plawad , Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada hari Minggu tanggal 12 Mei 2019 sekira pukul 13.00 Wib,” tambahnya. Atas perbuatannya, Agus  diancam dengan Pasal 340 dan atau 338 dan atau 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau hukuman mati. (hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.