Ini dia Kekuatan dan Kelemahan 3 Bakal Paslon di Pilkada Tangsel menurut TLM

  • Whatsapp
Kekuatan Bakal Paslon Pilkada Tangsel

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM–Direktur Eksekutif Tangerang Leadership Management (TLM), Sanusi Pane mengatakan kekuatan Bakal Pasangan Calon (paslon) pada Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) relatif seimbang. Dengan kondisi tersebut menurut Sanusi,  masing-masing kandidat punya peluang saling mengalahkan dan menang. 

Sanusi menjabarkan kekuatan terbesar Pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan ada di Kekuatan Jaringan. Dimana Benyamin 10 Tahun membangun jaringan hegemoni politiknya bersama Airin Rachmi Diany (Walikota Tangsel saat ini), sangat kuat dan mengakar hingga jaringan RT dan RW.

Bacaan Lainnya

“Kekuatan jaringan ini adalah potensi kekuatan Benyamin menggalang suara sebanyak-banyaknya. Apalagi selama 10 tahun jaringan yang dibangun Airin-Benyamin sangat solid dan kuat,” kata Sanusi.

Ditambahkan Sanusi, jika pasangan Benyamin-Pilar ini tidak diserang isu pemerintahan dan kasus pemerintahan selama memimpin Tangsel, potensi kemenangan ada di tangan kedua pasangan ini. “Saran saya, jangan sampai jaringan yang kuat ini porak-poranda karena terpaan isu pemerintahan (kasus korupsi dan KKN),” ujar mantan Ketua KPU Kota Tangerang ini.

BACA JUGA: Airin Cemas Ada Klaster Penyebaran Covid-19 di Pilkada Tangsel

Melihat sosok Muhammad, kekuatan utama Mantan Sekda Tangsel ini adalah massa primordial. Dengan sosok asli putra daerah, dan kekuatan uang dari pasangannya, Rahayu Saraswati, Muhammad yang memiliki dukungan suara besar dari partai politik pengusungnya berpeluang mengungguli lawan-lawannya.

“Dengan 336 Ribu suara Parpol pengusungnya saat Pileg 2019 kekuatan apa yang bisa membendung pasangan ini untuk menang. Syaratnya, kekuatan uang Saras mampu mengikat massa primordial yang jadi kekuatan Muhammad,” kata pria yang sempat berprofesi sebagai wartawan ini.

Sayangnya, pasangan ini bukan tidak ada kelemahan. Potensi kemenangan pasangan Muhammad-Saras ini bisa berantakan apabila politik identitas menggelayuti proses kampanye mereka. 

“Masalah pasangan ini hanya terpaan isu Agama. Selama bisa mengikis terpaan itu, kemenangan pasangan ini ada di depan mata,” tegasnya.

BACA JUGA: 3 Bapaslon Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Medical Check Up di RSUD Kabupaten Tangerang

Adapun Siti Nur Azizah, memiliki kekuatan kaum Nahdliyin di tubuhnya. Terlebih wanita yang anak Wakil Presiden RI, Maruf Amin ini memiliki kekuatan Nahdlatul Ulama (NU). “Kita harus akui, 63 persen warga Tangsel berkultur NU. Itulah kekuatan Azizah. Kalau bisa merangkul Warga NU, Azizah sangat berpeluang menang,” papar Sanusi.

Bahkan, Pasangan Siti Nurazizah-Ruhamaben ini punya kekuatan lebih. Soliditas pemilih PKS (Partai Politik Ruhama), diakui sangat gigih dan solid di Tangsel. “Kalau Nahdliyin dan PKS kompak, kemenangan bagi pasangan ini tak terelakkan,” ucapnya.

Masalah pasangan Azizah-Ruhama adalah, ketika massa Nahdliyin dan Kader PKS tidak solid. Belum lagi, kendala dana kampanye pasangan ini, kalau tidak bisa menyatukan kedua elemen kekuatan tersebut, dipastikan masa Nahdliyin akan lari ke pasangan lain, dan kemenangan semakin menjauh dari Azizah dan Ruhama. 

“Pasangan Azizah atau Ruhama sebenarnya nyaris tanpa kelemahan. Tapi masalah terberat mereka justru di internal. Kalau tidak diselesaikan, habis sudah kesempatan mereka menang,” pungkas Sanusi. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.