Ingin Koleksi dan Belajar Ondel-Ondel, Mampirlah ke Galeri Si Betok

oleh -
ONDEL-ONDEL : Sepasang ondel-ondel yang dijual di Galeri si Betok di Kampung Neroktog, Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

REDAKSI24.COM— Salah satu kesenian yang bersumber dari akar kebudayaan asli Betawi adalah ondel-ondel. Walaupun wajah ondel-ondel dibuat begitu menyeramkan, namun nyatanya kesenian boneka yang konon sudah ada sejak zaman pra-Islam di Pulau Jawa masih tetap diminati. Kesenian ini pun masih kerap ditampilkan diberbagai acara, termasuk dijadikan alat oleh beberapa seniman untuk mengais rezeki dengan menampilkan ondel-ondel di jalanan.

Nah bagi warga Kota Tangerang yang ingin belajar tentang ondel-ondel atau menyewa bahkan mengoleksinya, tak perlu pergi jauh-jauh. Pasalnya Kota Tangerang sebagai kota multietnis, memiliki beragam kebudayaan termasuk Budaya Betawi. Cukup mendatangi Galeri Si Betok di Kampung Neroktog, Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Disini andabisa menanyakan berbagai hal tentang ondel-ondel kepada Supriyadih alias Cing Ucup pemilik Galeri Si Betok.

Cing Ucup mengaku telah menggeluti dunia ondel-ondel sejak lima tahun lalu. Di GaleriSi betook ini, dirinya menyediakan mulai dari ondel-ondel ukuran besar hingga miniatur ondel-ondel. Selain itu dirinya juga menjual perlengkapan pakaian beksi khas Betawi Tangerang.

“Awalnya baju, lalu lama-lama ada yang pesen ondel-ondel, eh jadi keterusan deh,” ujarnya dia sambil membuat pesanan ondel-ondel, Selasa (18/6/2019) di pekarangan rumahnya.

Cing Ucup menjelaskan, untuk membuat ondel-ondel diperlukan berbagai material seperti, bambu ikat dan kawat sebagai kerangka, resin, talek, mateserta katalis untuk membekukan adonan. Lalu, adonan tersebut dioleskan sesuai cetakan.

“Tinggal tunggu aja sampai adonan topeng telah keras dan keker. Jadi saat digunakan bagus dan kuat,” katanya.

untuk bahan tambahan guna mempercantik topeng ondel-ondel Ucup menggunakan cat kayu, kuas kecil, dan pilok, dan tidak lupa silikon yang berbentuk wajah sebagai cetakan.

Sedangkan untuk masalah harga, Cing Ucup mengaku dirinya mulai Rp200 ribu untuk ondel-ondel ukuran mini dan Rp3,8 juta untuk satu pasang ondel-ondel ukuran besar. Sedangkan untuk baju beksi Ia patok mulai dari Rb170. (Ifk/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *