Imbas Covid-19, Pemkot Serang Pesimis Capai Target Pendapatan Daerah

  • Whatsapp
PAD Kota Serang
Kepala BPKAD Kota Serang, Banten, Wachyu B Kristiyan.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Imbas dari pandemi virus corona atau covid-19 menjadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang menurun drastis. Bahkan seluruh pendapatan yang telah ditargetkan sebelumnya dipastikan tidak akan bisa tercapai.

Demikian diakui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Wachyu B Kristiyan kepada wartawan, Rabu (17/6/2020). Meski demikian, kata dia, penurunan PAD belum bisa dihitung secara rinci, sebab masih menunggu akhir bulan Juni berbarengan dengan laporan semester pertama.

Bacaan Lainnya

Wachyu menjabarkan, pada semester pertama target PAD harusnya sudah mencapai 45 persen, Namun realisasinya, kata dia, hanya sekitar 20 persen, Sedangkan triwulan kedua sebesar 25 persen. Melihat kondisi itu, pihaknya mengaku pesimis PAD Kota Serang akan bisa tercapai sesuai yang ditargetkan.

“Target 45 persen pada semester pertama sepertinya tidak akan tercapai,” katanya.

Ada pun penurunan pajak yang cukup drastis, menurut Wachyu, terjadi pada pajak hotel  juga restoran karena selama pandemi covid-19 hingga kini sektor jasa usaha pariwisata tersebut masih tutup.

Sedangkan untuk tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tarifnya menurun. Sebab, menurutnya, kelas tanahnya juga menurun, berbeda dengan tahun sebelumnya. Terlebih untuk tahun ini, menurut Wachyu, diterapkan tarif baru.

“Meskipun NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) naik, tapi kwlas tarifnya turun,” jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas mengungkapkan, selama pandemi covid-19, PAD yang masuk hanya 30 sampai 40 persen dari target.

“Selama pandemi covid-19 pendapatan yang masuk baru 30 sampai 40 persen dari target,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.