Ibu Hamil di Lebak Ditandu ke Rumah Sakit Karena Harus Lalui Jembatan Gantung Yang Sempit

  • Whatsapp
Ibu hamil di lebak
Ibu hamil ditandu ke rumah sakit.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Tita (30), seorang ibu hamil yang akan melahirkan anaknya terpaksa ditandu menggunakan alat seadanya melewati jembatan gantung yang melintang di Sungai Ciberang di Kampung Muara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten, Jum’at (10/7/2020).

Informasi yang dihimpun, Tita warga  Kampung Muara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak ditandu melewati jembatan gantung di Sungai Ciberang oleh warga sekitar karena  jembatan permanen di desa tersebut putus diterjang banjir bandang beberapa bulan yang lalu, 

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Ciladaeun Yayat Dimyati membenarkan hal tersebut. Katanya, Tita dan  janin yang dikandungnya merupakan hasil pernikahan dengan Jejen (37). Dari pernikahannya, Tita dan Jejen yang  bekerja wiraswasta dikaruniai 2 orang anak.

“Iya itu warga saya, sekarang sedang mengandung anak yang ke 3,” kata Yayat.

BACA JUGA: Tidak Adanya Pelayanan Medis, Ibu Hamil di Lebak Lahirkan di Tengah Jalan

Yayat mengungkapkan, Tita harus segera mendapatkan perawatan medis, karena di usia kandungan yang hampir memasuki 9 bulan, sebagian tubuhnya tidak bisa digerakan. Atas kondisi tersebut Tita beserta janinnya direkomendasikan untuk langsung menjalani operasi sesar di RSUD DR Adjidarmo Rangkasbitung.

“Ada Puskesmas Pembantu hanya sekitar 500 meter, namun karena kondisi Tita yang harus segera mendapatkan perawatan medis maka ia dilarikan ke RSUD Dr Adjidarmo,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kejadian tersebut bukan yang pertama kalinya dan sudah sering warga yang sakit harus ditandu menuju rumah sakit, karena jembatan gantung berukuran sempit.

Untuk itu, kata Yayat, dirinya berharap kepada Pemerintah agar segera melakukan pembangunan jembatan di Kampung Muara. “Kami harap Pemerintah dapat segera membangunnya walaupun hanya jembatan sementara, yang penting bisa dilalui mobil. Karena kami sangat membutuhkannya,” tandasnya.

BACA JUGA: Infrastruktur Rusak dan Minimnya Pelayanan Kesehatan di Lebak, Dituding Jadi Penyebab Ibu Hamil Kerap Lahir di Jalan

Sementara itu, Jejen suami dari Tita mengatakan, operasi sesar telah berhasil dilakukan dan Tita beserta bayinya selamat. “Alhamdulillah selamat, anak laki-laki, rencana namanya Hamizan” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.