Hotel Coral Guest House Bayah Diadukan ke PN Rangkasbitung

  • Whatsapp

REDAKSI24.COM—Hotel Coral Guest House yang berada di pesisir pantai Sawarna, Kampung Cibayawak, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak diduga belum memiliki izin resmi beroperasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebak. Padahal, Hotel tersebut diduga telah beroperasi lebih dari satu tahun.

Hal tersebut terungkap setelah ahli waris pemilik lahan tanah garapan Almarhum H. Suharjaya mengadu ke Kantor Hukum Jimi Siregar dan Partners. Dalam aduan tersebut, sang ahli waris mengungkapkan bahwasanya tanah yang seharusnya merupakan hal miliknya, telah diambil allih oleh orang lain dengan mendirikan sebuah hotel mewah di atas tanah warisannya.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Lebak Jimi Siregar membenarkan bahwa, pihaknya telah menerima aduan penyerobotan lahan atas nama ahli waris H. Suharjaya.

“Aduan telah kami terima, dan saat ini kami telah melakukan gugatan perbuatan melawan hukum terkait kepemilikan lahan tanah lokasi pembangunan hotel/penginapan tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung,” kata Jimi Siregar ketika ditemui di kantor hukum Jimi Siregar dan Partners, berkedudukan di Jalan R.A Kartini Nomor 36 Rangkasbitung, Kamis (29/8/2019).

BACA JUGA :

DWP Lebak Siap Bantu Pemda Tingkatkan Destinasi Wisata

Mampu Melestarikan Aturan Adat, Ketua Pengadilan Tinggi Banten Kagumi Suku Baduy

Dalam proses penanganan perkara gugatan di PN Rangkasbitung, diketahui diatas tanah itu telah berdiri sebuah bangunan hotel/penginapan bernama Coral Guest House yang kepemilikan lahan tanah garapan itu sudah berubah nama ke pihak lain.

Diketahui, hotel/penginapan Coral Guest House tersebut disebut-sebut milik salah seorang direksi pabrik semen merah putih PT. Cemindo Gemilang bernama Anang Aji Sunoto.

“Berdasarkan surat keterangan resmi dari pihak DPMPTSP dan Bapenda Pemkab Lebak, bahwa hotel atau penginapan itu tidak kantongi izin operasional resmi dan belum membayar pajak daerah,”ujar Jimi.

Oleh karenanya kata Jimi, dirinya meminta Pemkab Lebak melalui dinas terkait agar melakukan penyegelan atau penutupan atas beroperasinya kegiatan usaha hotel/penginapan Coral Guest House di Kecamatan Bayah tersebut.

“Kami akan dorong Pemkab Lebak untuk melakukan penyegelan atau penutupan atas kegiatan usaha ilegal itu, karena sudah jelas tidak kantongi izin resmi. Berapa pajak daerah yang hilang dari kegiatan usaha ilegal tersebut,” tandasnya.

Terpisah, Anang Aji Sunoto, pemilik bangunan hotel/penginapan Coral Guest House yang juga seorang direksi di PT. Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, belum merespons konfirmasi yang disampaikan kepada dirinya. (Yusuf/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.