Hongkong Cabut Lockdown, Warga Dilarang Makan di Restoran

  • Whatsapp
hongkong, lockdown, covid-19, restoran, kowloon,
Tenaga kesehatan menggunakan APD lengkap di Distrik Kowloon, Hongkong.

HONGKONG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Hongkong mencabut penguncian atau lockdown di distrik Kowloon pada Senin (25/1/2021) dini hari. Dicabutnya lockdown setelah pemerintah melakukan tes COVID-19 kepada sebanyak 7.000 orang untuk mengekang wabah di daerah padat penduduk itu.

Namun begitu, Otoritas Hongkong telah mengambil langkah-langkah agresif untuk mengekang penyebaran virus corona baru, termasuk larangan makan di restoran setelah pukul 06.00 sore dan penutupan sejumlah fasilitas umum, seperti pusat kebugaran, tempat olahraga dan salon kecantikan.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Hongkong juga pada Sabtu (23/1/2021) mendirikan 51 stasiun pengujian sementara dan menemukan 13 kasus COVID yang dikonfirmasi di daerah Kowloon yang dikunci yang merupakan rumah bagi banyak rumah susun yang menua, dimana penyakit dapat menyebar lebih cepat.

“Bisnis di daerah itu terpukul keras dan terhenti,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA: Di Spanyol Rekor harian COVID capai 44.357 kasus sehari

“Pemerintah berharap ketidaknyamanan sementara ini benar-benar dapat memutus rantai transmisi lokal COVID-19 di distrik tersebut dan meredakan kekhawatiran dan ketakutan warga, sehingga mereka mendapatkan kembali kepercayaan untuk melanjutkan kegiatan sosial dan bisnis di daerah tersebut, dan kembali ke kehidupan normal,” demikian pernyataan pemerintah Hongkong.

Penguncian di lingkungan Yordania, yang terletak di seberang pelabuhan dari pusat kawasan bisnis Hongkong, adalah tindakan pertama yang diberlakukan di kota pusat keuangan global itu sejak wabah COVID-19 terjadi.

Pada Minggu (24/1/2021), pemerintah Hongkong melaporkan 76 kasus infeksi virus corona, sehingga total kasus COVID-19 menjadi 10.086, dan 169 orang telah meninggal akibat penyakit tersebut.

Kini, sebagian besar warga Hongkong memakai masker saat keluar rumah dan atau berpergian di kota itu.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.