Hii Menjijikan, TPI Labuan Pandeglang Kumuh dan Kotor

oleh -
Para pegawai Kemenhub RI dan Dishub Pandeglang menggelar aksi bersih di Pantai Batako, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kumuh dan kotor, sehingga terkesan menjijikan. Begitulah kondisi  tempat pelelangan ikan (TPI) II Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Di sekitar pusat pelelangan ikan itu, juga terlihat sampah berserakan.  Setiap sudut terdapat sampah plastik yang dibiarkan menumpuk.

Kondisi kumuh dan kotor itu menjadi perhatian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Batako, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Selasa (10/9/2019).

Kegiatan bersih-bersih untuk memperingati Hari Perhubungan tersebut, bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada warga sekitar, maupun pengunjung pantai untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kepala Dishub Pandeglang, Dadan Tafif Danil mengakui, dalam memperingati Hari Perhubungan, pihaknya bersama Kemenhub RI melakukan berbagai kegiatan di Kecamatan Labuan, Pandeglang.

Tidak hanya bersih-bersih pantai dan TPI, tapi juga menggelar kegiatan bakti sosial mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis dan juga bantuan air bersih bagi warga yang dilanda kekeringan akibat musim kemarau.

“Intinya kami memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti pengobatan gratis dan bantuan air bersih. Kami juga membersihkan sampah di sekitar Pantai Teluk Batako,” ungkap Dadan.

BACA JUGA:

. Muspika Panimbang Pandeglang Bersih-Bersih Kali Cikamuning

. Festival Carita Diyakini Bisa Pulihkan Wisata Pantai Pasca Tsunami

. Loka PSPL Serang Ajak Warga Bebersih Pantai Caringin Pandeglang

Selain itu lanjut Dadan, kegiatan ini juga untuk mendorong kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Karena, kata dia, sepanjang Pantai Teluk Batako Labuan banyak sampah yang bisa menggangu ekosistem laut.

“Kami prihatin melihat kondisi pantai dan TPI II Labuan yang kumuh dan kotor, belum lagi sampah berserakan. Kami melakukan pembersihan sekaligus memberikan penyadaran kepada warga agar menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Dia berharap setelah kegiatan bersih-bersih,  tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke laut. Karena menurutnya, jika sampah secara terus menerus dibuang ke laut, akan berdampak pada terganggunya ekosistem dan biota laut.

“Akibatnya masyarakat juga yang rugi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Teluk, Kecamatan Labuan, Endin Fahrudin mengapresiasi kegiatan bersih-bersih pantai dan TPI Labuan yang digelar Kemenhub RI dan Dishub Pandeglang. Aksi tersebut, kata dia, cukup menyadarkan warga untuk menjaga kebersihan pantai.

“Banyak warga yang ikut membantu. Kami akan terus memberikan pemahaman kepada warga agar sadar menjaga lingkungan laut, dan memperbanyak TPS (Tempat Pembuangan Sampah) agar warga tidak lagi membuang sampah ke laut,” imbuhnya.(Samsul/Difa)