Hendak Suplai Sabu ke Warga Binaan, Dua Pengunjung Rutan Jambe Diamankan

oleh -
SUPLAI SABU : ECS dan NDS, dua pengunjung rutan Jambe diamankan pihak berwajib karena kedapan membawa sabu untuk disuplai ke salah satu warga binaan di rutan Jambe, Selasa (9/7/2019).

REDAKSI24.COM— ECS dan NDS dua pengunjung di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tangerang Kabupaten Tangerang diamankan pihak berwajib. Kedua pelaku ini kedapatan membawa sabu untuk disuplai ke rekannya yang tengah ditahan di rutan yang populer disebut Rutan Jambe ini

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas 1 Tangerang Jul Herry membenarkan telah mengamankan dua pengunjung yang akan meyeludupkan sabu kedalam Rutan. Berdasarkan pemeriksaan barang bukti sabu dibawa oleh pelaku berinisial ECS. Sementara pelaku berinisial NDS tidak ditemukan barang bukti sabu tersebut

Jul menjelaskan  kedua pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan petugas penjaga pintu utama  rumah tahanan (P2U Rutan) Jambe terhadap gerak-gerik kedua tersangka. Kecurigaan semakin besar karena saat diperiksa kedua tersangka khususnya ECS yang membawa barang bukti terlihat sangat gelisah.

 “Kecurigaan petugas benar adanya karena saat diperiksa diketahui pelaku berinisial ECS mencoba mengelabui petugas dengan meyeludupkan sabu melalui jam tangannya,” jelas Jul.

Berdasarkan keterangan tersangka ECS, kata Jul, paket sabu tersebut akan diberikan kepada salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang meringkung di Rutan kelas 1 Tangerang. Berdasarkan catatan pihak rutan, WBP tersebut masuk ke Rutan 1 Tangerang dengan kasus yang sama.

“WBP yang akan menerima paket itu adalah WBP dengan kasus yang sama yakni narkoba,” ungkapnya.

Selain tersangka ECS, lanjut Jul, seorang pemuda berinisial NDS yang datang bersama ECS juga turut diamankan. Dari pengakuan NDS, dirinya tidak mengetahui bahwa ECS membawa sabu di dalam jam tanggan untuk di berikan kepada WBP yang akan dikunjunginya itu. “Kalau dari pengakuannya tidak tahu. Tapi keduannya saat ini masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian,” katanya.

Jul menambahkan, untuk proses peyelidikan lebih lanjut, kedua pelaku diserahkan ke Polsek Tigaraksa. “Saat ini, keduanya telah dibawa ke Mapolsek Tigaraksa guna pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementrian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami menyampaikan, penghargaannya terhadap upaya keras jajarannya memerangi narkoba di Rutan Kelas 1 Tangerang. Apalagi, masalah narkoba masih menjadi momok permasalahan di Lapas maupun Rutan.  Meski demikian, Sri menegaskan bahwa petugas Lapas maupun Rutan se-Indonesia harus memiliki komitmen untuk bersama-sama perang terhadap narkoba.

“Tidak ada pembiaran adanya peredaran narkoba di Lapas maupun Rutan  di Indonesia,” kata Sri melalui pesan WhatsApp. (Imr/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.