Head to Head dengan Petahana di Pilkada Pandeglang, Thoni-Imat Minta KPU Berlaku Adil

oleh -
pilkada pandeglang
Bapaslon Bupati-Wakil Bupati Pandeglang, Toni Mukson-Miftahul Tamamy mendaftar ke KPU.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Thoni Mukson-Miftahul Tamami, mendaftar ke KPU Pandeglang pada hari terakhir pendaftaran, Minggu (6/9/2020).

Usai mendaftar, Bapaslon yang dikenal dengan jargon Thoni-Imat (To’at) meminta kepada penyelenggara pemilu dalam Pilkada Pandeglang, agar berlaku adil terhadap semua pasangan calon.

Pantauan Redaksi24.com Minggu (6/9/2020), Bapaslon Thoni-Imat mendaftar ke KPU Pandeglang, setelah melangsungkan deklarasi pencalonan di Vila Gandarasa Pandeglang. Sekitar pukul 16:00 WIB, Bapaslon To’at tiba di KPU Pandeglang, dengan mengendarai mobil Jimmy off-road warna merah hitam bersama calon wkailnya, dan diiring para pendukungnya.

Diketahui, Bapaslon Thoni-Imat diusung PKB dan PPP dengan total 11 kursi di DPRD Pandeglang, dan juga didukung empat partai non parlemen, diantaranya, PKPI, Hanura, PSI dan Garuda.

BACA JUGA: Tak Ada Bumbung Kosong, Ini Pasangan Penantang Petahana di Pilkada Pandeglang

Bapaslon Bupati Pandeglang, Thoni Mukson meminta, agar penyelenggara pemilu untuk berlaku adil dan sama baik terhadap dirinya maupun Bapaslon petahana. Karena, kata Thoni, dalam Pilkada Pandeglang hanya diikuti dua calon saja.

“Saya ingin penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu berlaku adil terhadap semua calon. Kami tidak memgharapkan dipertontonkan terhadap hal-hal yang melanggar aturan tapi dibenarkan,” ungkap Thoni.

Pada Pilkada 2020, Thoni harus berlawanan dengan calon petahana Irna-Tanto. Padahal Thoni merupakan Ketua Tim Pemenangan Irna-Tanto pada Pilkada 2015 lalu, Dalam Pilkada 2020 ini, Thoni harus menjadi lawan bagi Bapaslon Irna-Tanto.

“Sejauh ini saya tidak berseberangan dengan Irna-Tanto. Tapi melihat kondisi ini, kami jujur, coba lihat ke selatan, ada apa di Pandeglang. Saya tidak bersebrangan dengan siapapun, cuma momentum Pilkada 2020 harus digunakan untuk perbaikan masyarakat Pandeglang,” ujarnya.

Terkait kekuatan politik selain partai politik, Thoni dan Miftahul Tamami mengaku telah mendapatkan dukungan dari para santri salafi dan ulama termasuk Ormas. Ia mengaku sudah menginventarisir aspirasi masyarakat yang mengharapkan ada perubahan.

“Bagi kami PKB dan PPP berserta empat pendukung cukup. Paling cukup masyarakat ada di belakang kami. Politik itu mahal, tapi kami tidak punya duit, namun kami percaya Thoni-Imat akan banyak teman,” katanya.

Sementara, Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Suja’i menyampaikan, sesuai aturan yang berlaku dan hasil penelitian dokumen persyaratan pencalonan dan syarat calon yang dilakukan petugas dari KPU Pandeglang, dokumen pasangan Thoni Mukson dan Miftahul Tamamy dinyatakan diterima.

“Hasil penelitian dokumen persyaratan pencalonan dan persyaratan calon, kami menyatakan persyaratan pencalonan dan persyaratan Bapaslon Thoni-Miftahul Tamami dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat,” tuturnya. (Samsul Fathoni/Difa)