Hasil Tes Swab Kedua Negatif, Karyawan PT Adis Jalani Isolasi Mandiri di Rumahnya

  • Whatsapp
PT Adis
PT Adis Balaraja.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Hasil tes swab kedua AS (30), karyawan PT Adis Dimension Footwear Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, dinyatakan negatif Covid-19. Meski demikian AS belum bisa dikatakan sembuh hingga hasil tes swab ketiga keluar. 

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, dr Hendra Tarmizi mengatakan, saat ini AS sudah dipulangkan dari Griya Anabatic untuk menjalani isolasi mandiri di rumahnya di perumahan Villa Balaraja. 

Bacaan Lainnya

Hendra menjelaskan, tes swab kedua terhadap AS dilakukan pada tanggal 17 Juni 2020 lalu di Griya Anabatic tempat yang bersangkutan di isolasi. Selang sehari, lanjut Hendra, hasil  tes swab keluar dan pasien dinyatakan negatif Covid-19. 

“Swab pertama positif kemudian di anabatic di tes lagi negatif, berartikan sudah ada perbaikan. Tapi belum bisa dinyatakan sembuh sampai dua kali swabnya negatif,” kata Hendra saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2020). 

Menurut dia, perubahan hasil tes swab yang relatif cepat itu merupakan hasil penyembuhan dari tim medis selama yang bersangkutan diisolasi di Griya Anabatic

“Ada yang sembuhnya cepat,  ada juga yang sampe 4 kali swab positif karena tergantung jumlah virus yang ada di tenggorokan dia,” jelasnya 

Kendati begitu, sambung dia, jika hasil swab ketiga kembali positif maka AS akan kembali dikarantina di Griya Anabatic dan akan kembali menjalani tes swab hingga hasilnya benar-benar negatif. 

“Kalo yang ketiga positif lagi berarti dia belum sembuh kita akan isolasi terus. Kasus yang begitu pernah ada, yang kedua negatif yang ketiga positif ya kita ulang lagi,” ujarnya 

Hendra juga tidak bisa memastikan apakah kasus Covid-19 di PT Adis ini ada kaitanya dengan kasus di PT PEMI Balaraja. “Belum bisa dipastikan itu kluster baru atau kluster PEMI,” imbuhnya 

Terkait dengan kondisi di PT Adis saat ini, ia mengungkapkan, jika sebanyak 900 Karyawan yang satu divisi dengan AS sudah menjalani rapid test pada tanggal 16 Juni 2020 lalu. Kata Hendra, seluruhnya dinyatakan non reaktif dan akan kembali di rapid test 10 hari mendatang. 

“Satu bidang sudah di rapid dan sudah diliburkan juga 14 hari. Walaupun hasilnya non reaktif tapi nggak apa-apa diliburkan juga,” pungkasnya (Ricky/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.