Hasil Survei 63 Persen Publik Masih Percaya MPR

  • Whatsapp
Jazilul Fawaid

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Masyarakat masih percaya terhadap MPR dengan tingkat kepercayaan sekitar 63,2% sebagaiman tergambar dari hasil jajak pendapat lembaga survei Indikator Politik.

Jajak pendapat selama empat hari (13-16 Juli) ini  dilakukan  untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah dan lembaga negara dalam menangani pandemi COVID-1. Metode yang digunakan adalah simple random sampling, dengan margin of error kurang-lebih 2,9%, dan kepercayaan sebesar 95%, dengan  menyasar 1.200 responden.

Bacaan Lainnya

Di antara lembaga perwakilan rakyat, dari hasil survei yang dilakukan melalui wawancara telepon, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendapat kepercayaan publik sebesar 63,2% , kemudian Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 58,5%, sedangkan  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebesar 57,6 persen. Hasil survei dipresentasiken oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi,  saat diskusi daring bertema ‘Perubahan Opini Publik terhadap Covid-19: Dari Dimensi Kesehatan ke Dimensi Ekonomi’.

Menanggapi hasil survei itu Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan publik kepada lembaganya dalam membantu pemerintah serta berbagai pihak yang berperan aktif menanggulangi pandemi. “Alhamdulillah, saya bersyukur MPR dapat opini yang baik dari publik meskipun kami bekerja bukan untuk membangun opini,” ujar Jazilul, di Jakarta,  Rabu (22/7/2020).

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Gus Jazi ini, tugas penting MPR saat ini yaitu menjaga konstitusi, perekat kebangsaan serta membumikan 4 Pilar MPR.

Kata dia, walaupun sudah mendapatkan kepercayaan publik yang tinggi, pria asal Gresik, Jawa Timur ini berharap dukungan yang diberikan oleh publik kepada MPR tetap terus mengalir.

Namun, lanjut dia, selain dukungan,  kritikan juga menjadi pemacu bagi pimpinan MPR RI untuk terus bekerja. Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menuturkan, masalah pandemi virus Corona (Covid-19) merupakan masalah ummat manusia, karenaya  MPR turut ambil bagian secara aktif membantu pemerintah dan semua pihak melawan pandemic tersebut.

MPR RI pun sudah luncurkan berbagai program guna pemulihan kondisi ekonomi yang terdampak pandemi. Contohnya,  program MPR Peduli yang membantu para pengemudi ojek online, taxi, hingga bajaj. “Kita juga sudah membagikan sembako bagi masyarakat kurang mampu dan yang terdampak Covid-19 di berbagai daerah, juga pembagian alat pengaman diri (APD) di sejumlah Rumah Sakit,” ungkapnya. (Agung/Jaya).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.